Sekilas Info

Dukung Pencegahan Covid-19

33 Tahanan Jalani Rapid Tes

SINTANG I SenentangNews.com- Sebanyak 33 tahanan Kejaksaan negeri Sintang dilakukan rapid tes sebelum dipindahkan ke lapas kelas II B Sintang. Selain di rapid tes 33 tahanan kejaksaan ini menerapkan jaga jarak.

Pemeriksaan rapid tes ini pertama kali digelar oleh polres Sintang dan Kejaksaan negeri Sintang bekerjasama dengan dinas kesehatan Sintang.

Pelaksanaan Rapid tes yang digelar, Kamis (25/6/2020) dimulai pukul 10.00 wib dilakukan di klinik Polres Sintang yang diikuti 33 tahanan terdiri dari kasus pencurian, narkoba dan persetubuhan.

Kasi Pidana umum Kejaksaan Negeri Sintang Andi Tri Saputo mengatakan rapid tes kepada tahanan kejaksaan dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 sebelum dipindahkan ke lapas kelas ii Sintang.

"Dari 33 tahanan yang mengikuti rapid tes hari ini terdapat satu tahanan wanita dengan kasus pencurian,"kata Putro, Kamis (25/6/2020).

Putro melanjutkan untuk hasil rapid tes terhadap 33 tahanan kejaksaan di Polres Sintang kemungkinan akan keluar siang ini. Setelah keluar besok juga akan kita pindahkan ke lapas.

"Rapid test kepada 33 tahanan ini kita lakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19,"jelas Putro.

Humas Dinas Kesehatan (Dinkes) Sintang Iwan Purwanto mengatakan, dilakukannya rapid test terhadap 33 tahanan ini sesuai dengan surat yang dilayangkan Kejaksaan Negeri Sintang, dimana sebelum dipindhakan ke Lapas akan dilakukan rapid test terlebih dahulu.

"Rapid tes dilakukan sebagai bentuk tugas dalam rangka melihat sejauh mana penyebaran Covid-19 ini terjadi.

Iwan memastikan apabila nanti keluar hasilnya dan ternyata ada tahanan yang didapati reaktif maka pihaknya akan melakukan penanganan sesuai protokol kesehatan yang telah ditentukan.

"Jika dari hasil tes nanti ada yang dinyatakan reaktif, maka akan kita lakukan isolasi serta kemudian akan ambil swabnya untuk diperiksa. Tapi harapan kita semuanya non reaktif ya,"beber Iwan.

Kasat tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polres Sintang, Ipda Saiful Ajid mengatakan, bahwa pemindahan tahanan ini sudah sesuai prosedur yang telah dilakukan terhadap penanganan Covid-19.

"Pemindahan ini juga untuk mengurani daya tampung tahanan kita di Polres, karena sudah over kapasitas,"tukasnya.

Penulis: Oktavianus Beny