Sekilas Info

Kappurung, Kuliner Selengket Lem Simbol Silahturahmi Dandim 1205 Sintang Bersama Anggota IJS

SINTANG I SenentangNews.com- Sempat tinggal di Mamasa Sulawesi Barat sejak SD, membuat Dandim 1205 Sintang, Letkol Inf. Eko Bintara Saktiawan akrab dengan makanan khas propinsi di wilayah Timur indonesia, salah satunya Kappurung.

Makanan yang berasal dari sagu itu menjadi salah satu makanan favorit ayah dua anak ini. Tak heran jika selama berada di Sulbar sejak SD komandan Kodim 1205 Sintang ini terbiasa memanjakan lidah menyantap Kappurung.

Rabu (24/6/2020) siang, SenentangNews.com bersama awak media dari Ikatan Jurnalis Sintang (IJS) diajak makan siang bersama oleh Dandim 1205 Sintang yang tak jauh dari Pendopo Bupati Sintang untuk menyantap Kappurung.

"Mari mas kita santap siang bersama. Pasti pada belum pernah merasakan nikmatnya Kappurung ini,"kata Dandim 1205 sambil mengajak para awak media menyantap makanan khas Sulbar ini.

Para Awak Media berbincang ringan dengan Dandim 1205 Sintang sambil menikmati secangkir kopi

Di Sulbar, sagu diolah sedemikian rupa hingga menjadi santapan yang enak untuk dimakan salah satunya Kappurung. Teksturnya yang kenyal dan bening ini pun sekilas mirip seperti lem.

Pria yang akrab dengan awak media ini menjelaskan Kappurung sudah dikenali sejak masih SD saat bertetangga (adu tembok) dengan orang asal Mamasa, Sulbar, Pak Abril Tantu sekeluarga. Saat itu keluarga tersebut sering memasak Kappurung dalam panci besar,
setelah matang, mereka makan sekeluarga.

"Saya sangat berkesan dengan keluarga tetangga itu, bahkan hingga sedalam cita rasa, saya bisa membedakannya, antara Kappurung yang dimasak oleh Pak Abril lebih enak dibandingkan dengan yang dimasak oleh Bu Abril,"kenang pria melati dua dipundaknya ini.

Alasan untuk menerapkan Kappurung sebagai kuliner tradisional khas Sulbar ini kepada anggota Kodim dan awak media, kata Dandim, suatu kearifan lokal yang semua orang harus bangga terhadap daerahnya.

"Makanan ini enak sekali, pas dengan suasana hari ini walaupun dengan sedikit tidak terbiasa. Namun dengan sedikit tidak terbiasa itulah membuat orang menjadi kenal dan dari kenal itu maka orang akan menjadi cinta terhadap makanan tersebut,” katanya.

Sementara itu salah satu anggota IJS, Pardi menyebutkan, bahwa saat pertama kali dirinya memakan Kappurung itu rasanya enak sekali meskipun makanan Kappurung ini baru pertama kali ia liat dan rasakan.

"Makanan ini enak sekali, Kappurung ini betul-betul berkesan bagi saya,"kata Pardi yang biasa disapa Ktex ini.

Usai santap siang bersama, acara selanjutnya dilanjutkan dengan ngopi bersama antara Dandim Sintang 1205 dengan anggota IJS. (*)

Penulis: Oktavianus Beny
Baca Selanjutnya 33 Tahanan Jalani Rapid Tes