Sekilas Info

167 BB Hasil Tindak Pidana Dimusnahkan Kejari Sintang

Pemusnahaan Barang Bukti Tindak Pidana Dimusnahkan Dihalqman Kajari Sintang

SINTANG I SenentangNews.com- Kejaksaan Negeri (Kejari)  kabupaten Sintang bersama Bupati Sintang Jarot Winarno dan pejabat lainya musnahkan barang bukti yang berasal dari 167 tindak pidana selama tahun 2019-2020, Kamis (18/6/ 2020).

Barang bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan barang bukti yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap berdasarkan putusan pengadilan (inkracht).

Adapun Barang bukti yang dimusnahkan tersebut yakni Narkoba, tambang emas, karhutla, senjata tajam, senpi laras pendek, pencurian, perkara minyak, bea cukai rokok dan perkara konservasi sumber daya alam.

Kepala Kejaksaan Sintang Imran mengatakan bahwa pemusnahan barang bukti hari ini telah mempunyai kekuatan hukum tetap, berdasarkan putusan pengadilan (inkracht).

Imran mengungkapkan bahwa cara pemusnahan barang bukti dilakukan berbeda-beda. Untuk narkotik dimusnahkan dengan dilarutkan ke dalam air. Sedangkan barang bukti lainnya, ada yang dibakar. Dan untuk handphone dihancurkan. Lalu, barang bukti parang dan besi lainnya dipotong.

Pemusnahan Barang bukti tersebut merupakan akumulasi dari perkara sejak tahun 2019 sampai dengan 2020, selama dirinya menjabat ada sekitar 167 perkara dari tindak pidana umum dan tindak pidana khusus.

“Barang bukti yang kami musnahkan tersebut, bertujuan agar masyarakat mengetahui secara luas, agar masyarakat tidak melakukan hal-hal yang menyangkut tindak pidana, karena sangsinya selain hukuman BB juga dimusnahkan,  agar ada efek jera dan himbauan kepada masyarakat, khususnya di Sintang” jelasnya

Dilihat dari angka barang bukti yang dimusnahkan tersebut, lanjut Kajari peredaran narkoba di Kabupaten Sintang ini terbilang tinggi. Sebab itu Kajari Sintang mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar membantu aparat kepolisian dalam melakukan pemberantasan narkoba.

“Mari sama-sama kita perangi peredaran narkoba. Ini sangat meresahkan. Perang melawan narkoba bukan hanya tugas polisi, tapi tugas seluruh lapisan masyarakat, tugas kita semua," tukasnya.

Bupati Sintang Jarot Winarno yang hadir dalam acara pemusnahan barang bukti tersebut mengapresiasi kinerja aparat penegak hukum di Kabupaten Sintang yang telah memberikan rasa aman di tengah-tengah masyarakat.

"Intinya kita berterimakasih kepada penegakan hukum yang telah memberikan rasa aman. Harapan ini menjadi awal yang baik terhadap penegakan hukum di Sintang,"harap Jarot. (Bny)

Penulis: Oktavianus Beny