Sekilas Info

Tiga Warga Sekadau Positif Covid-19, Status Dinaikan Menjadi KLB

Tiga Warga Sekadau Positif Covid-19, Status Dinaikan Menjadi KLB

SEKADAU,SenentangNews.com - Hasil Rapat tim gugus tugas percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Sekadau akhirnya memutuskan bahwa status kabupaten Sekadau dari siaga covid menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).

Selain itu, rapat tersebut juga memutuskan bahwa tiga pasien yang terkomfirmasi positif akan di lakukan isolasi secara ketat.

Rapat tersebut di pandu oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau (Sekda) Zakaria Umar, pelaksana harian Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19. Dalam paparanya ia mengatakan, agenda rapat Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 tersebut yakni membahas atau merubah status Siaga Covid-19 menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).

"Isolasi ketat terhadap pasien Positif terkait tempat isolasi dan Press Release,"katanya Selasa,(26/5/2020) di kantor bupati Sekadau.

Hal yag sama dikatakan oleh juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sekadau, Henry Alpius dalam paparanya, Alpius menjelaskan total angka reaktif di Sekadau sekitar 35 orang, delapan orang sudah dilakuakn test swab.

"Namun sudah kita isolasi mandiri, selanjutnya akan di Rapid Test ulang," kata Henry.

Langkah selanjutnya lanjut Henry, akan melakukan trecing terhadap cluster Kuala Lumpur. Kemudian, akan dilakukan Rapid test di daerah pasar karna menjelang lebaran pasar sangat ramai.

Karna sudah ada warga Kabupaten Sekadau yang sudah terkonfirmasi positif covid-19, pihaknya mengusulkan KLB dan pembatasan berskala besar (PSBB) lokal bagi di wilayah yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19.

"Hari ini kami akan melakukan penjemputan warga yang terkonfirmasi positif untuk di karantina ketat. Kita rawat dan 7 hari kemudian kita lakukan test swab," jelas Henry.

Wakil Bupati Sekadau, Aloysius yang juga Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 mengatakan, dari sekian orang yang sudah di Rapid Test, ada 35 orang yang reaktif. Sampel swab sudah dikirim namun hasilnya belum keluar.

"Kedepan apabila reaktif, harus langsung di test Swab," sarannya.

Aloy juga meminta setelah lebaran ini Dinas Kesehatan segera lakukan Rapid Test diwilayah yang ramai seperti pasar dan supermarket, tujuanya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Bagi warga yang di Rapid Test tanggal 13 Mei lalu ia juga meminta supaya di Rapid Test ulang.

Sementara itu, Bupati Sekadau Rupinus ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 mengatakan, langkah pertama agar dilakukan isolasi ketat terhadap yang terpapar.

"Kita isolasi di rumah kontrakan atau rumah sewa. Kecuali, setelah beberapa hari pasien tersebut bandel maka akan di kirim ke Provinsi. Mohon pengawasan juga dari Satpol PP, TNI-Polri, dengan memakai alat pelindung diri (APD) lengkap,"pintanya

Bupati Sekadau juga meminta agar dilakukan tracing atau penelusuran terhadap orang-orang yang berkontak langsung dengan yang positif. Mulai hari ini kita lakukan status Kejadian Luar Biasa (KLB)," tegasnya

"Saya meminta supaya ASN yang pulang kampung lebaran kemarin supaya di Rapid Test, apalagi yang pulang dari daerah zona merah," tutupnya. (Tjo)