Sekilas Info

Prihatin Gawai Dayak Tak Dilaksanakan, Agustinus Minta Masyarakat Ikuti Anjuran Pemerintah

Agustinus

SINTANG I SenentangNews.com-Masyarakat Dayak di Kalimantan Barat bersuka ria merayakan panen yang dikemas dalam acara Pekan Gawai Dayak. Namun kemeriahan gawai dayak ditengah Pandemi Covid-19 harus ditiadakan. Itu menyusul himbauan pemerintah untuk tidak berkumpul demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Anggota DPRD Sintang Agustinus menyampaikan keprihatinannya karna agenda tahunan Gawai Dayak ditiadakan untuk tahun ini mengingat situasi saat ini yang tidak memungkinkan.

"Pribadi saya memang prihatin atas tidak dilaksanakannya gawai dayak tahun 2020 ini mengingat gawai dayak merupakan adat istiadat yang telah dilaksanakan satiap tahunnya, "kata Agustinus,"Kamis (12/5/2020).

Meski tak melaksanakan gawai dayak, Agustinus yakin masyarakat dayak bisa menerima bahwa sesuai dengan anjuran pemerintah kita tidak boleh berpesta, tidak boleh berkumpul dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

"Budaya tradisinya tidak salah untuk dilaksanakan. Tradisi Nyengkelan, di kami Dayak Desa, itu ritual memberkati alat-alat berladang, seperti pisau, kapak, dan benih-benih padi yang merupakan inti gawai itu bisa dilaksanakan karna itu tidak bisa ditinggalkan, Nyengkelan itu,"jelasnya.

"Mungkin kalau ada yang mau melaksanakan Bilang Pekain atau nikah adat, Ngansah Gigi, Manik Nemiak, dan atau tradisi lainnya itu bisa dilakukan cuma tidak dengan cara meriah, tidak dengan mengumpulkan banyak orang, tapi benar-benar melaksanakan budaya tradisi.

Menurut Politisi Partai Perindo ini, Gawai Nyelepat Tahun yang dilaksanakan setiap tahun untuk mengucap syukur atas panenan dan keselamatan padi pada tahun-tahun mendatang. Agustinus mengatakan, ritual padi yang menjadi inti gawai tetap bisa dan tetap harus dilaksanakan oleh masyarakat Dayak,

"Inti dari gawai itu boleh dilaksanakan tapi tidak dengan berpesta pora. Itu yang saya anjurkan kepada masyarakat kita,"jalasnya lagi.

Politisi Sepauk Tempunak ini berharap masyarakat Dayak bisa menahan diri, tidak melaksanakan gawai-gawai atau pesta serta tidak pergi ke daerah-daerah yang rawan.

"Jadi saya harapkan masyarakat dayak bersama-sama mematuhi anjuran pemerintah dengan begitu pandemi ini cepat berlalu,"tutupnya. (Bny)