Sekilas Info

Kuliah Daring, Yulius Sebut 70 Mahasiswa Susah Sinyal

Yulius

SINTANG I SenentangNews.com- Pandemi virus Corona yang kian masif tak hanya berimbas pada sektor dunia usaha, dunia pendidikan pun mendapatkan dampaknya. Proses belajar mengajar disekolah maupun kampus harus dialihkan secara online. Meski belajar dirumah namun tak sedikit dari pelajar maupun mahasiswa mengalami kesulitan mendapatkan akses internet.

Melihat penomena ini anggota DPRD Sintang Yulius mengusulkan adanya pertimbangan khusus baik di sekolah maupun di kampus. Sebab rata-rata pelajar di Sintang dalam kondisi seperti ini banyak pulang kampung.

“Kita di Sintang pasti mengalami kendala besar untuk menerapkan cara kuliah seperti ini. Saya yakin lebih dari 70% mahasiswa pasti banyak yang susah sinyal. Jangankan untuk mengerjakan tugas secara online, untuk di telepon saja tidak bisa,” ungkap Yulius.

Lagam begitu ia disapa mengharapkan pihak kampus seperti UNKA, STKIP, STIKES di Sintang itu dapat memberikan pertimbangan khususlah bagi adek-adek mahasiswa. Untuk jangka pendek, pada semester ini, kiranya mereka bisa dapat nilai yang cukup untuk bisa meneruskan ke semester depan.

"Tentu keadaan ini sungguh tidak diharapkan namun gagasan antisipasi perlu untuk berjaga-jaga. Sebab pandemi Covid-19 ini belum tahu kapan berakhirnya. Jadi harus ada pertimbangan khusus lah bagi adek-adek kita ini,"bebernya.

Saat ini, lanjut Politisi Hanura ini pemerintah belum mampu menganggarkan anggaran yang bisa dialokasikan khusus terhadap hal ini, karna semua bentuk rasionalisasi anggaran sedang difokuskan untuk penanganan covid 19 ini.

"Tapi bila situasi ini berlangsung lebih lama dari perkiraan kita, tentu pemerintah akan berembuk dengan instansi terkait dan juga pihak lainnya untuk mengatasi persoalan ini, bisa saja dengan membangun fasilitas-fasilitas jaringan komunikasi baru biar di kampung juga jadi mudah dapat sinyal,” imbuhnya.

Khusus untuk dunia pendidikan, lanjut Lagam dirinya akan memberi perhatian khusus sebab pendidikan juga sanga erat dengan masa depan generasi penerus bangsa

"Maunya kita secepatnya pulih seperti dulu, kita bisa beraktivitas seperti biasa lagi, bisa belajar di kampus lagi, bisa rapat-rapat lagi. Jadi kita harus saling membantu, saling mendukung agar proses belajar tetap optimal,” tukasnya. (Bny)