Sekilas Info

Lagi, Lantik 334 Eselon III dan IV, Jarot: Jadi Pejabat Itu Tidak Mudah

Bupati Jarot Memeberikan Sambutan Pada Pelantikan Pejabat Eselon III dan IV di Kantor Bupati, Selasa (7/1/2020)

SINTANG | SenentangNews.com- Setelah pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan 11 pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang kemarin, Bupati Sintang Jarot Winarno kembali melantik 334 pejabat eselon III dan IV, Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang di Aula Pendopo Bupati Sintang, Selasa (7/1/20) malam.

Bupati Sintang Jarot Winarno menyampaikan pelaksanaan pelantikan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam Aparatur Sipil Negara (ASN) menjalankan tugas pemerintahan dan penyelenggaraan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Pelantikan bagian dari promosi dan rolling tugas yang biasa dalam pembangunan karir ASN) serta merupakan proses penyegaran dalam organisasi. Oleh sebab itu, pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan yang dilaksanakan malam ini, merupakan rangkaian yang tidak terpisahkan dari keseluruhan rangkaian pelantikan yang telah kita lakukan dalam tahun ini,” ujar Jarot.

Sebagaimana diketahui bersama, lanjutnya, bahwa pola promosi dan mutasi pejabat di instansi pemerintahan merupakan bagian dari kebutuhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam kerangka melakukan penataan dan peningkatan kapasitas karir pegawai.

Mutasi ini, katanya lagi, dimaksudkan untuk memperlancar tugas-tugas dalam menjalankan pemerintahan, pelayanan publik dan pembangunan. “Dan Bupati menegaskan, yang menjadi pertimbangan utama dalam menentukan jabatan bagi setiap ASN adalah atas dasar capaian kinerja dan kompetensi yang dimiliki oleh pegawai itu sendiri.

Tak lupa juga orang nomor satu dibumi senentang ini mengucapkan selamat kepada para pejabat Administrator dan Pengawas yang sudah di lantik. Dirinya pun meminta maaf jika jabatan yang di berikan tidak sesuai dengan keinginan hati nurani masing-masing.

“Saya minta pejabat yang dilantik harus segera menyesuaikan diri serta jangan lagi banyak belajar, cepat berlari dan cepat segera bekerja dan harus punya science of emergency. Marah boleh, merajuk boleh, tapi malam ini jak,”celetuknya.

Jarot pun mengingatkan bahwa menjadi pejabat publik itu tidaklah mudah, memikul amanah yang sudah di berikan pun tidaklah gampang, kalau tidak bisa bersikab adil maka itu akan jadi dosa masing-masing dan begitu juga sebaliknya jika mampu bersikap adil maka itu akan jadi ladang pahala atau amal bagi pribadi diri masing-masing.

"Tiga kuncinya, yang pertama hidup sederhana, yang kedua populis atau merakyat serta harus bersedia menerima keluhan dari masyarakat atau terbuka mudah di temui, dimana kita harus ikuti protokol open goverment dan yang ketiga siap-siap kerja keras,”tutupnya. (bny)