Kondisi Jembatan Gantung Lintang Tambuk Mengkhawatirkan

444
Konstruksi bangunan Pylon disangga oleh sebuah pohon

SINTANG | SenentangNews.com– Kondisi Jembatan Gantung sepanjang 85 Meter di Desa Lintang Tambuk Kecamatan Kayan Hulu, semakin hari semakin mengkhawatirkan. bahkan mayarakat yang melintasi jembatan tersebut merasa was-was akan keselamatan.

Menurut seorang warga setempat, Darius, hari Senin (2/12/2019) jembatan yang menyeberangi Sungai Kayan ini meski 100 persen komponen bahan kayunya dari kayu Tebelian, namun sudah dimakan usia dan cuaca.

Salah satu gelegar yang putus karena keropos dimakan usia dan cuaca

Tokoh masyarakat yang lebih dikenal dengan panggilan Eder ini menambahkan, jembatan yang menghubungkan Desa Lintang Tambuk dengan Desa Tanjung Lalau dan Desa Tanah Merah ini dibangun pada tahun 2008.

Ada juga sejumlah dusun yang terhubungkan dengan jembatan ini. Diantarannya Dusun Temiang dan Dusun Gurung Panjang. Kerenanya keberadaan Jembatan Gantung ini cukup vital.

“Kerusakan terjadi di banyak titik, seperti pada beberapa buah balok gelegar penggantung yang putus dan keropos. Namun yang paling mengkhawatirkan, adalah kondisi salah satu konstruksi bangunan Pylon. Kondisi Pylon sudah disangga oleh sebuah pohon didepannya. Tanpa pohon tersebut diperkirakan bangunan Pylon tersebut akan condong ke bagian tengah jembatan,” terang Eder.

Eder

Namun pria 42 tahun ini juga menginformasikan, bahwa kondisi ini sudah disampaikan langsung kepada Bupati Sintang, dan Bupati pun sudah menanggapi. Bahkan dirinya sudah diminta untuk menghitung RAB-nya dan agar diajukan melalui sebuah proposal.

“Rencananya, kami akan diterima Bapak Bupati pada hari Selasa pagi tanggal 3 Desember,” pungkas Eder. (lcs).