Pemberhentian Ketua DPC Hanura Sintang Sepihak

483
Yulius

SINTANG I SenentangNews.com- Seketaris Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Sintang Yulius memastikan tidak membenarkan adanya pemberhentian ketua DPC Hanura Kabupaten Sintang Heri Jamri oleh Ketua DPD Hanura Kalbar Suyanto Tanjung.

Kepastian itu menurut Yulius, berdasarkan surat nomor 106/DPD-Hanura/XI/2019 tertanggal 8 Januari 2019 mengatakan tidak ada pergantian kepengurusan pada semua tingkatan kepengurusan partai Hanura seluruh Indonesia termasuk di Kabupaten Sintang.

“Jadi adanya surat DPD Kalbar terhadap pemberhentian ketua DPC Hanura Sintan kami anggap tidak dibenarkan. Artinya ketua yang sah masih pak Heri Jamri,”kata Yulius saat melakukan konferensi pers bersama awak media di ruang fraksi Hanura, Jumat (29/11/2019).

Hal tersebut kata Lagam begitu ia disapa untuk mengklarifikasi atas munculnya pernyataan dari ketua DPD Kalbar di media beberapa waktu lalu yang menyatakan bahwa ketua DPC Hanura Sintang telah diberhentikan.

“Aturannya sudah jelas berdasarkan AD/ART partai Hanura. Surat itu juga mementahkan semuanya. Jadi itu tidak benar,”tegas Lagam.

Menurut Lagam keputusan yang memberhentikan ketua DPC Hanura Sintang dilakukan secara sepihak dan jelas melanggar aturan partai.

“Itu keputusannya sepihak sebab sampai hari ini saya selaku seketaris yang resmi dan masih terdaftar di KPU tidak ada konfirmasi dari DPD Kalbar terkait surat pemberhentiannya,”bebernya.

Ditanya dengan langkah selanjutnya, pihaknya kata Lagam masih menunggu hasil keputusan dari mahkamah partai. “Kita tunggu saja hasil dari mahkamah partai,”tutup Lagam.

Ditempat yang sama Ketua DPC Hanura Sintang Heri Jamri membenarkan pernyataan yang disampaikan oleh seketaris DPC Hanura Sintang.

“Memang betul, tidak ada pemberhentian yang dilakukan oleh Ketua DPD Kalbar saudara Suyanto Tanjung,”kata Heri.

Terkait denga pemberhentian dirinya sebagai ketua DPC Hanura Sintang hal tersebut kata Heri jelas melanggar AD/ART dan mekanisme partai. Sebab kewenang partai ada di Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Ada mekanismenya. Jadi bukan keputusan atau kemauan orang per orang saja. Lagi pula pernyataan itu (pemberhentian) hanya di media, belum pernah ada proses atau mekanisme internal yang dilaksanakan untuk itu,” ujar Heri.

Saat ini kata Heri pihaknya masih menunggu hasil keputusan mahkamah partai terkait persolalan yang membelit partai besutan Oesman Sapta di Kabupaten Sintang.

“Initinya kita menunggu hasilnya. Karna sampai saat ini kita belum terima suratnya,”tegas Politisi Ketuangau ini.

Terhadap pemberhentian yang dilakukan oleh Ketua DPD Hanura Kalbar Suyanto Tanjung, lanjut Heri hal tersebut lebih ke persoalan pribadi.

“Persoalan ini saya menilai lebih ke persoalan pribadi antara saya dan pak Suyanto Tanjung. Padahal kalau dikatakan saya tidak loyal itu tidak benar, justru saya taat dan patuh pada perintah partai. Jadi publiklah yang menilai semua ini mana yang berdasarkan aturan dan mana yang hanya pakai egonya,”bebernya. (Bny)