Jeffray : Masyarakat Ingin Keenam Peladang Bebas Murni

1130
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Jeffray Edward

SINTANG | SenentangNews.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Jeffray Edward berharap apa yang menjadi suara warga masyarakat terkait perjuangan membebaskan keenam peladang yang menjadi terdakwa kasus Kebakaran Hutan dan Lahan dapat menjadi atensi penting bagi Pemerintah Kabupaten Sintang dan aparat berwenang lainnya dalam mngambil keputusan.

“Tujuan mereka adalah keenam peladang yang menjadi terdakwa ini dapat dibebaskan secara murni bukan lagi dalam status percobaan. Ini harus didengar dan jangan diabaikan begitu saja,” ujarnya ketika ditemui SenentangNews.com usai pelaksanaan aksi damai yang digelar oleh Aliansi Solidaritas Anak Peladang di gedung DPRD Kabupaten Sintang, Selasa (19/11/2019).

Jeffray Edward yang juga merupakan Ketua DAD Kabupaten Sintang menilai keinginan masyarakat yang tergabung dalam aksi dalam Aliansi Solidaritas Anak Peladang tersebut harus dipenuhi untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan, yang nantinya akan menjadi permaslaahan yang baru.

“Tadi mereka mengatakan jika keenam peladang ini masuk penjara, maka mereka juga minta masuk penjara. Ini kan menimbulkan masalah yang lebih besar lagi. Oleh sebab itu, saya yang juga sebagai Ketua Dewan Adat Dayak berkeinginan agar apa yang disampaikan masyarakat ini dapat didengar,” katanya.

Jeffray Edward berharap aksi damai yang direncanakan akan dilakukan pada hari Kamis besok (21/11/2019) dapat berlangsung kondusif seperti halnya aksi damai yang dilakukan oleh ASAP di Gedung DPRD Kabupaten Sintang.

“Saat ini semua sudah bergabung. Hari Kamis nanti rencananya semua lembaga adat, masyarakat, kepala desa bahkan MADN juga siap hadir, itu sudah skala nasional. Bahkan dewan adat Melawi pun hadir. Ini yang harusnya menjadi perhatian agar bisa memberikan keputusan terbaik bagi kita semua,” pungkasnya. (Uli)