Pesan Ganja di Instagram, Mn Diamankan Satnarkoba Polres Sintang

359
Kapolres Sintang saat menunjukkan BB Ganja yang didapat Mn melalui Instagram.

SINTANG | SenentangNews.com – Kemajuan teknologi ternyata juga memberikan dampak buruk bagi kehidupan. Salah satunya adalah penggunaan teknologi untuk melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Hal tersebut diunkapkan Kapolres Sintang saat menggelar Press Release Pengungkapan Hasil Ops Pol Antik 2019 yang dilakukan di Aula Mapolres Sintang, Selasa (5/11/2019).

“Kita telah melakukan Operasi Polisi Antik Kapuas 2019 dan telah mengamankan 13 tersangka serta barang bukti. Salah satu yang kita amankan adalah Mn yang merupakan tersangka penyalahgunaan narkotika jenis ganja. Dia mendapatkan barang haram tersebut dengan melakukan pemesanan melalui media sosial yaitu Instagram,” ungkapnya.

Kapolres Sintang menyampaikan Mn melakukan pemesanan narkotika jenis ganja tersebut dengan menggunakan Direct Message yang menjadi salah satu fitur yang disuguhkan oleh Instagram.

“Usai melakukan transaksi jual beli dengan saling berhubungan di DM, baru barang tersebut diantar ke Mn dengan mengunakan jasa pengiriman. Semuanya akan kita selidiki,” katanya.

Kasat Narkoba Polres Sintang, AKP Samsul Bakrie mengatakan bahwa narkotika jenis ganja yang diperoleh Mn dengan melakukan pembelian via Instagram tersebut dijualnya kembali ke pelanggan dengan paket sekali pakai seharga Rp. 150.000, per paket.

“Untuk akun IG yang dimaksud akan kita telusuri lebih lanjut, jadi untuk sekali lagi, minta maaf kami belum bisa membocorkan nama akun IG yang diduga menyediakan barang haram tersebut.

Meskipun demikian, Kasat Narkoba Polres Sintang menduga bahwa barang haram tersebut ada di wilayah Kalimantan Barat. Pasalnya jika barang haram tersebut dikirim dari luar pulau maka akan melalui sortir yang cukup ketat sehingga akan sangat beresiko.

“Kita menduga masih di Kalimantan Barat, karena Polda Kalimantan Barat juga ada menangkap tersangka dengan penyalahgunaan narkoba jenis ganja juga. Kita akan selidiki lebih lanjut,” pungkasnya. (Uli)