Ops Antik Kapuas, Polres Sintang Tangkap 13 Tersangka Narkoba

262
Press Release Polres Sintang nengenai Hasil Pengungkapkan Ops Pol Antik 2019.

SINTANG | SenentangNews.com – Kepolisian Resort (Polres) Sintang berhasil mengamankan 13 tersangka yang diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

Kapolres Sintang, AKBP Adhe Hariadi mengungkapkan 13 tersangka tersebut diamankan saat pelaksanaan Operasi Polisi Anti Narkotika (Antik) Kapuas 2019 yang digelar selama 14 hari yaitu pada 21 Oktober hingg 3 November 2019.

“Untuk lokasi dan waktu pengangkapan berbeda-beda. Yang kita dapat ini juga berbeda jaringannya,” ujarnya kepada awak media ketika melakukan Press Release di Aula Polres Sintang, Selasa (5/11/2019).

Kapolres Sintang mengatakan pada operasi Antik Kapuas 2019 pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa narkotika jenis sabu-sabu seberat 21.11 gram yang dibagi menjadi 27 klip (paket) dan 24.99 gram narkotika jenis ganja yang dibagi menjadi dua bungkus.

“Ini hanya bandar kecil saja yang kita dapat, kalau besar tidak mungkin BBnya cuma segini. Dari 13 tersangka ini ada yang residivis. Untuk ancaman hukuman bagi yang penyalahgunaan narkotika jenis sabu minimal hukuman 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. Sementara untukpenyalahgunaan narkotika jenis ganja ancaman hukumannya minimal 4 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara,” tuturnya.

Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Kusnadi mengapresiasi adanya penangkapan 13 tersangka penyalahgunaan narkotika yang digelar pada Operasi Polisi Antik Kapuas 2019.

“Ini adalah capaian yang cukup baik, mengingat bahaya penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Sintang menjadi momok yang cukup mengkhawatirkan bagi semua golongan,” katanya.

Kusnadi menyampaikan bahwa pihaknya berharap pihak berwenang mampu memberikan hukuman yang setimpal mengingat perbuatan yang dilakukan oleh tersangka bisa merusak masa depan generasi muda di Kabupaten Sintang khususnya.

“Jika hanya sosialisasi tanpa adanya penegakkan hukum tidak akan memberikan efek jera. Banyak yang sadar akan bahaya penyalahgunaan narkoba namun kerap tidak peduli, ini yang harusnya menjadi perhatian kita semua,” pungkasnya. (Uli)