Terjaring Operasi Pekat, Pasangan Muda-Mudi Bergandengan Tangan Menuju Dalmas

272
Pasangan muda-mudi yang bergenggaman tangan saat digiring petugas menuju Dalmas.

SINTANG | SenentangNews.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sintang melakukan operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di beberapa cafe, tempat tongkrongan dan juga penginapan yang ada di Kabupaten Sintang.

Operasi Pekat ini dibantu juga oleh Polres Sintang, TNI, BNNK Sintang serta Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ini dimulai dengan melakukan penyisiran sejumlah cafe yang terletak di Jalan PKP Mujahiddin Sintang pada pukul 23.30 WIB, Sabtu (2/11/2019).

Dengan botol alkohol yang berserakan serta bunyi muik yang cukup memekakkan telinga, petugas mulai melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung cafe yang tidak memiliki identitas.

Beberapa pengunjung cafe yang tidak memiliki identitas dibawa ke Satpol PP dengan menggunakan Dalmas yang sudah disediakan oleh instansi tersebut. Salah satu pengunjung cafe yang sudah dalam keadaan setengah sadar karena dibawah pengaruh alkohol sempat menolak untuk dibawa ke Satpol PP namun dengan sigap petugas gabungan pada operasi pekat tersebut menggiringnya ke Dalmas.

Tak hanya itu, beberapa pengunjung cafe adalah pasangan muda-mudi yang belum memiliki identitas dan bahkan masih ada yang masih duduk di bangku sekolah pun terlihat enggan dibawa oleh petugas.

Meski dengan berat hati, pasangan muda-mudi yang terjaring karena tak bisa menunjukkan identitas akhirnya menurut dan langsung menuju ke Dalmas dengan genggaman tangan yang tak lepas.

Plt Sekretaris Satpol PP Kabupaten Sintang, Mawardi mengungkapkan bahwa operasi Pekat ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya penyakit masyarakat di Kabupaten Sintang yang akan merusak masa depan khususnya generasi muda.

“Yang saat ini terjaring ada 30 orang, akan kita data dan kita lakukan pembinaan, kita belum bisa melakukan tipiring karena kekurangan tenaga penyidik PNS,” ujarnya kepada SenentangNews, Minggu (3/11/2019) usai pelaksanaan operasi pekat tersebut.

Mawardi mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan operasi serupa dalam menanggulangi permasalahan penyakit masyarakat.

“Kita akan gelar operasi serupa mungkin pada akhir tahun nanti,” pungkasnya. (Uli)