Aktivitas Penambangan Rusak Lingkungan, Niko: Air Sungai Tak Lagi Layak Komsumsi

291
Nikodemus

SINTANG | SenentangNews.com – Dampak kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh kegiatan penambangan semakin hari terus bertambah. Hal ini tentu harus menjadi PR yang harus diselesaikan oleh semua pihak.

Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Nikodemus mengungkapkan bahwa kerusakan lingkungan yang diakibatkan giat penambangan di Kabupaten Sintang harusnya segera dicarikan solusi mengingat banyak hal dari alam yang ada di Kabupaten Sintang yang tak dapat dikomsumsi dengan layak.

“Jika kita lihat belum ada perbaikan dari masyarakat, setelah menambang mereka tinggalkan begitu saja. Kita bisa lihat kalau dari pesawat, mereka hanya meninggalkan kawah-kawah bekas galian tanpa ada perbaikan,” ujarnya kepada SenentangNews.com ketika ditemui di DPRD Sintang beberapa waktu lalu.

Nikodemus mengatakan air sungai disejumlah daerah yang tempatnya banyak aktivitas penambangan, kualitas airnya sudah sangat tidak baik digunakan untuk keperluan sehari-hari.

“Kalau untuk di daerah Sepauk, air sungainya sudah tak layak lagi digunakan. Bukan hanya daerah saja namun  banyak daerah lain yang airnya sudah tak layak dikomsumsi padahal hal itu menjadi kebutuhan bagi warga masayrakat setempat,” ucapnya.

Nikodemus menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang sudah berupaya memberikan solusi yang baik kepada warga masyarakat yang melakukan dengan mendorong untuk mengubah aktivitas pertambangan menjadi perkebunan dan pertanian.

“Jika masyarakat tidak mempunyai pekerjaan tetap maka inilah yang memicu terjadinya aktivitas penambangan. Jika tidak punya pekerjaan maka akan sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup yang ada,” pungkasnya. (Uli)