Dukung Pembentukan Desa Mandiri, Kodim 1205/Stg Lakukan 8 Pembangunan

283
Dandim 1205/Stg meninjau pembangunan Gedung Seni di Desa Sungai Ana.

SINTANG | SenentangNews.com – Dandim 1205/Stg, Letkol Infanteri Rachmat Basuki melakukan peninjauan proses pembangunan gedung kesenian yang terletak di RT09/RW03 Dusun Griya Palapa, dan pembuatan akses jalan dari Dermaga yang terletak Desa Sungai Ana, Kecamatan Sintang menuju RSUD Rujukan Ade M. Djoen Sintang, Jumat (18/10/2019).

Dandim 1205/Stg  mengungkapkan peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat sejauh mana progress pembuatan infrastruktur yang nantinya akan mendukung Desa Sunai Ana untuk terus menjadi Desa Mandiri.

“Desa Sungai Ana ini merupakan salah satu dari enam desa yang ada di Kabupaten Sintang yang sudah terverifikasi menjadi Desa Mandiri,” ujarnya.

Dandim 1205/Stg meninjau pembukaan jalan dari Dermaga Sungai Ana menuju RSUD Rujukan Ade M. Djoen Sintang.

Dandim 1205/Stg mengatakan bahwa pembangunan gedung kesenian tersebut sudah mencapai 80 persen dan diharapkan mampu digunakan oleh warga masyarakat khususnya di Desa Sungai Ana untuk beberapa kegiatan termasuk megembangkan seni dan bakat.

“Untuk jalan sendiri kita sedang proses penimbunan juga dan kita harapkan lancar. Nantinya jika sudah terbuka akses jalan tersebut diharapkan akan memberikan kemudahan bagi warga sekitar untuk beraktivitas terlebih lagi bagi warga masyarakat yang akan menuju RSUD Rujukan Ade M, Djoen Sintang,” ucapnya.

Tak hanya dua pembangunan itu saja, lanjut Dandim 1205/Stg, ada enam sasaran lainnya dalam percepatan Desa Mandiri yang ada di Kabupaten Sintang dan Kabupaten Melawi yaitu rehap kantor desa dan rehap polindes di Desa Pagal Baru, pembangunan irigasi sepanjang 2 km di Desa Kebong, rabat beton jalan di Desa Batu Nanta, drainase di Desa Belonsat dan rabat beton jalan di Gurung Kempadik.

“Delapan sasaran pembangunan itu dilakukan di enam desa dua diantaranya berada di Kabupaten Melawi. Dananya ini dari Kodam XII/Tpr, artinya dana dilur dari Dana Desa. Personil yang kita turunkan sebanyak 70 orang, target kita tahun ini sudah dapat diselesaikan semua. Kita berharap program ini terus berlanjut sehingga bisa terus membantu desa lain dalam peningkatan status desa seperti yang diharapkan oleh Gubernus Kalimantan Barat,” tuturnya.

Kepala Desa Sungai Ana, Suparman mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan dari TNI ini. Pasalnya selain bisa mengefisienkan Dana Desa juga sangat membantu dalam peningkatan status desa.

“Desa kita ini adalah desa pertama yang diajukan sebagai Desa Mandiri. Di desa ini ada 1220 Kepala Keluarga dengan jumlah total penduduk hampir lima ribuan jiwa. Kami mengucapkan terimakasih kepada TNI yang telah bersedia membantu kami dalam mewujudkan Desa Mandiri dan juga membantu kami mempermudah dalam melakukan aktifitas,”pungkasnya. (Uli)