Binjai Hulu,Satu-Satunya Kecamatan Yang Punya Bank Golongan Darah

368
Bupati Sintang Jarot Winarno saat turut diperiksa golongan darahnya pada kegiatan donor darah di Kecamatan Binjai Hulu.

SINTANG | SenentangNews.com – Kecamatan Binjai Hulu, mungkin satu-satunya kecamatan yang memiliki Bank Golongan Darah. Di Bank Golongan Darah ini, menyimpan database golongan darah seluruh Kecamatan Binjai Hulu. Ini adalah hasil kerja keras Puskesmas Binjai Hulu bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa serta partisipasi semua warga dan lintas sektor. Hal tersebut,terungkap dalam lapornan Camat Binjai Hulu, Kusnidar pada kegiatan Donor Darah dan Sosialisasi Stunting di Aula Ruai Kitai Kantor Camat Binjai Hulu, Rabu (2/10/2019).

Menurut Kusnidar, dalam database Bank Golongan Darah ini telah tersimpan data golongan darah warga 11 buah desa di Kecamatan Binjai Hulu. Dan agar mudah diakses warga, data ini disimpan di dua tempat yaitu di Puskesmas Mensiku dan di Kantor Camat Binjai Hulu.

“Data ini akan mempermudah kesiap siagaan warga. Golongan darah apa yang diperlukan, jika sewaktu-waktu ada warga yang darurat memerlukan bantuan darah. Karena kebutuhan darurat akan darah tidak dapat ditunda,” kata Kusnidar.

Dijelaskan Kusnidar, bahwa kegiatan donor darah ini, adalah kerjasama antara Inovasi Program Penurunan Angka Kematian Ibu Melahirkan, Bayi-Balita & Ibu Nifas, UPTD Puskermas Mensiku dengan seluruh Lintas Sektor se Kecamatan Binjai Hulu.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Sintang Jarot Winarno, Kepala Bappeda Kabupaten Sintang, Kartiyus yang juga sebagai Duta Stunting, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dr. Harysinto Linoh. Dikelompok tuan rumah, selain Camat dan Forkopimcam Binjai Hulu lainnya, nampak hadir juga Kepala Puskesmas Mensiku, dr. Meyske Riman Massang berserta jajaran di UPTD nya.

Salah-seorang warga Kecamatan Binjai Hulu saat mendonorkan darahnya.

Tentang kegiatan donor darah ini, Jarot mengatakan bahwa donor darah adalah cara berbagi kehidupan yang paling mudah. Dalam tubuh kita ini memiliki lima liter darah. Setiap empat bulan, sel-sel darah yang mati digantikan oleh sel-sel yang muda. Jadi darah dalam tubuh kita ini segar terus. Semangat berbagi ini luar biasa, berbagi kehidupan melalui donor darah ini menunjukan bahwa kita ini tidak membedakan siapa yang membutuhkan.

“Bagi yang sudah diperiksa dan memenuhi syarat sebagai pendonor, kita tidak dibedakan apakah darah orang Kristen, orang Katolik, orang Muslim, orang Dayak, orang Melayu, Jawa, Sunda dan Madura. Dalam memberikan darah kepada orang yang membutuhkan pun, tidak akan memilih-milih.Misalnya, orang Dayak hanya mau mendonorkan darahnyahanya kepada orang Jawa atau lainnya,darah kita yang diambil ini memang untuk yang membutuhkan,” kata Bupati Sintang.

Ditambahkan Jarot, darah yang kita ambil ini hanya bisa bertahan 42 hari, sehingga harus segera terdistribusikan.Setiap saat kebutuhan darah memang luar biasa banyaknya. Saat ini masyarakat Binjai Hulu telah membantu masyarakat Kalimantan Barat. Yang membutuhkan darah di Rumah Sakit bukan hanya orang Sintang. Orang Sekadau, orang Melawi dan lebih banyak lagi orang Kapuas Hali. Jika terjadi kecelakaan lalu-lintas dibawanya ke Rumag Sakit Sintang.

“Saya sangat mengapresiasi adanya Bank Golongan Darah dan kegiatan donor darah ini,” ucap Jarot.

Kegiatan donor darah yang didahului dengan kegiatan senam massal ini, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Sosialisasi Stunting oleh Duta Stunting, Kartiyus dan baru usai setelah lewat tengah hari.

Disela kegiatan, Ketua Panitia Kegiatan, Bidan Sudita, menginformasikan kepada media ini bahwa kegiatan ini melibatkan Unit Transfusi Darah (UTD) dari Rumah Sakit Ade M. Djoen Sintang. Biaya kegiatan ini termasuk untuk doorprize, juga betul-betul hasil urunan secara lintas sektor. Banyak pihak di Binjai Hulu ini yang turut berpartisipasi. (lucs)