Pemkab, KPU dan Bawaslu Teken NPHD

328
Bupati Sintang Jarot Winarno Menyaksikan Penandatanganan NPHD di Pendopo bupati Sintang oleh Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Sintang

SINTANG | SenentangNews.com- Pemerintah Kabupaten Sintang dengan Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu), akhirnya sepakat menandatangani Naskah Perjanjian Dana Hibah Daerah (NPHD). Penandatanganan dilakukan di Pendopo bupati Sintang, Senin (30/9/2019).

Penandatanganan NPHD dilakukan langsung oleh Bupati Sintang Jarot Winarno dan ketua KPU Sintang Hazizah serta Ketua Bawaslu Sintang Fransiskus Ancis serta disaksikan undangan lainnya.

Berdasarkan NPHD yang telah ditandatangani, jumlah hibah yang diberikan kepada KUP Sintang sebesar Rp 44, 7 milyar sementara itu Hibah kepada Bawaslu Kabupaten Sintang sebesar Rp14,5 milyar.

“Dana ini diperuntukkan untuk membiayai pelaksanaan pengawasan Pilkada serentak yang akan berlangsung 2010 mendatang, Kata bupati Sintang Jarot Winarno dalam sambutannya.

Menurut Jarot proses hibah khusus untuk Pilkada ini lebih panjang karena saat itu kami belum tahu jumlah APBD 2020 nanti. Dan selanjutnya pihaknya akan berkomunikasi dengan DPRD Kabupaten Sintang untuk mendapatkan persetujuan.

“Kita tahu bahwa 95% APBD kita berasal dari Dana Alokasi Umum dan sumber lainnya dari Pemerintah Pusat. Tetapi kita bersyukur bahwa hari ini, dana untuk Pilkada sudah disiapkan dan ini menunjukkan bahwa kita komit untuk mewujudkan Pilkada serentak tahun 2020 yang lebih berkualitas,”kata Jarot.

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sintang Fransiskus Ancis menjelaskan bahwa pihaknya akan segera memulai langkah persiapan menyambut pelaksanaan Pilkada 2020.

“Untuk di Bawaslu sendiri bulan Nopember 2019 kami sudah mulai bekerja yakni melakukan rekrutmen pengawas di kecamatan atau panwascam. Setelah Panwascam terbentuk, mereka akan langsung bekerja yakni mengawasi proses rekrutmen PPK dan PPS yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Sintang,” terang Fransiskus Ancis.

Sementara Ketua KPU Kabupaten Sintang Hazizah menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati; dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota tahun 2020 maka penandatanganan hibah dari Pemkab Sintang yang hari ini dilakukan adalah bagian dari tahapan yang sudah ada.

“Selanjutnya tahapan Pilkada yang akan dilakukan KPU adalah Pembentukan PPK, PPS, dan KPPS yang akan dimulai pada 1 Januari 2020 mendatang,”tukasnya. (bny)