Jarot : Pembentangan Merah Putih Harumkan Nama Sintang

314
Tim ekspedisi pembentangan Merah Putih Raksasa mengunjui Pendopo Rumah Dinas Jabatan Bupati Sintang. (Foto : Anwar)

SINTANG | SenentangNews.com – Pembentangan Merah Putih di Bukit Kelam yang dilakukan oleh 48 orang yang tergabung dalam tim ekspedisi Pembentangan Merah Putih Raksasa pada hari Minggu lalu (18/8/2019) berlangsung aman dan sukses.

Bupati Sintang, Jarot Winarno mengucapkan terimakasih kepada seluruh tim pembentangan Merah Putih Raksasa di Kelam Permai yang telah mengharumkan nama Kabupaten Sintang pada seluruh Indonesia dan juga di dunia.

“Saya atas nama masyarakat Kabupaten Sintang menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada tim ekspedisi pembentangan Merah Putih Raksasa yang telah mengharumkan nama Kabupaten Sintang,” ujarnya saat menyambut langsung 48 orang dari tim pembentangan Merah Putih di Pendopo Rumah Dinas Jabatan Bupati Sintang, Selasa (20/8/2019).

Jarot Winarno berharap kedepannya pelaksanaan pembentangan Merah Putih dapat lebih sesuai aturan yang berlaku dan dilakukan dengan persiapan yang matang sehingga saat pembentangan masyarakat dapat lebih merasakan khidmatnya.

“Kita masih belum puas. Nanti akan lebih kita evaluasi sehingga pelaksanaan kedepannya akan lebih baik lagi,” ucapnya.

Dandim 1205/Sintang, Letnan Kolonel Infanteri Rachmat Basuki mengatakan bahwa pelaksanaan pembentangan Merah Putih sudah cukup baik dari mulai persiapan hingga pada pelaksanaan. Meskipun demikian ia mengatakan bahwa kegiatan ini akan menjadi evaluasi kedepan sehingga pada giat selanjutnya dapat dilakukan lebih baik lagi.

“Ada permintaan lebih besar lagi, namun kita masih melihat karena pembentangan Merah Putih yang dinilai orang sangat instan ini memiliki persiapan cukup panjang dan saat pelaksanaan yang cukup sulit,” ujarnya.

Ketua Tim Ekspedisi Pembentangan Merah Putih yang juga merupakan Pasi Intel Batalyon 642/Kapuas, Lettu Sumarno mengatakan bahwa seluruh anggota tim pembentangan Merah Putih hingga saat ini dalam kondisi aman dan sehat.

“Terakhir anggota tim yang turun kemarin malam yaitu pukul 18.30 WIB dan sampai di kaki bukit pada pukul 21.00 WIB. Kita naik kemarin cukup lama, selain kondisi yang terjal dan curam juga beban yang dibawa tidak ringan,” katanya.

Lettu Sumarno menyampaikan bahwa saat pembentangan Merah Putih menemui kendala yang cukup ekstrem sehingga membutuhkan kehati-hatian.

“Saat pembentangan memang butuh waktu karena curug tebing banyak yang curam dan menampung udara sehingga kekuatan angin cukup tinggi. Pembentangan Merah Putih juga kita lakukan dengan peralatan khusus,” pungkasnya. (Uli)