Bendera Merah Putih Raksasa Berkibar, Jarot : Bukit Kelam Untuk Indonesia, Bukit Kelam Untuk Dunia

498
Bendera Merah Putih Raksasa seberat 500 kilogram berhasil dikibarkan di Bukit Kelam.

SINTANG | SenentangNews.com – Pemerintah Kabupaten Sintang, bersama Forkompinda, FPIB melakukan pengibaran Bendera Merah Putih Raksasa di Bukit Kelam Sintang, Minggu (18/8/2019).

Proses pengibaran tersebut memakan waktu yang cukup lama yaitu dimulai dari pembunyian sirene yang dilakukan oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno didampingi Forkompinda sekitar pukul 11.00 WIB dan berhasil dikibarkan pada pukul 15.37 WIB.

Sebelumnya, kegiatan tersebut menampilkan tarian multi etnis dari Sanggar Bhayangkara dibawah asuhan Iptu Hariyanto.

Pembunyian sirene tanda dimulainya proses pengibaran Bendera Merah Putih. (Foto : Anwar)

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang yang juga merupakan Ketua Umum Penyelenggara Kegiatan, Jeffray Edward mengungkapkan bendera merah putih yang akan terbentang di Bukit Kelam berukuran 180 meter x 48 meter dengan berat 500 kilogram.

“Rencana awalnya kita ingin berukuran lebih besar namun karena keterbatasan dana maka yang bisa kita lakukan adalah bendera dengan ukuran 180 meter x 48 meter. Kain ini dipesan langsung di Bandung sebanyak 64 rol, dikirim melalui kapal, dan beberapa waktu lalu dijahit di Lapter Susilo,” ujarnya.

Jeffray Edward mengatakan bahwa proses pembawaan bendera Merah Putih raksasa itu sangat sulit dan dilakukan oleh 48 orang yang bergabung dalam tim ekspedisi pengibaran bendera Merah Putih Raksasa.

“Ada satu orang dari negara tetangga, yaitu Puan Nabila Syakieb. Sementara yang lainnya adalah putra bangsa. Mereka membawa bendera merah putih yang sudah dilipat khusus tersebut ke atas dan kemudian melakukan pengibaran di Bukit Kelam,” ucapnya.

Jeffray Edward mengharapkan pembentangan bendera merah putih raksasa nanti akan menambah kecintaan warga masyarakat terhadap Indonesia khususnya Kabupaten Sintang.

“Diharapkan masyarakat Kabupaten Sintang dapat mempromosikan Bukit Kelam yang merupakan destinasi wisata satu-satunya yang ada di Indonesia,” katanya.

Buaoti Sintang memantau proses pengibaran bendera Merah Putih di Bukit Kelam. (Foto : Anwar)

Bupati Sintang, Jarot Winarno mengapresiasi kreatifitas dan kegigihan tim ekspedisi pengibaran Bendera Merah Putih di atas Bukit Kelam yang merupakan salah satu objek wisata di Kabupaten Sintang yang tak dimiliki oleh daerah lain di Indonesia.

“Dari Kelam untuk Indonesia, dari Kelam untuk dunia. Pengibaran bendera merah putih ini diharapkan mampu membawa nama baik daerah dan bisa mempromosikan destinasi wisata unik yang merupakan satu-satunya di Indonesia,” tuturnya.

Jarot Winarno mengatakan bahwa ada banyak cara mengekspresikan kemerdekaan yang dilakukan oleh masyarakat baik yang tentunya bertujuan untuk memeriahkan dan membangkitkan kembali semangat perjuangan.

“Cara mengekspresikan kemerdekaan ada banyak, ada yang mengadakan berbagai perlombaan, ada juga yang melakukan pendakian untuk pengibaran bendera Merah Putih seperti di Bukit Saran, di Bukit Raya, dan di Bukit Kelam. Ada bakti sosial 1000 guru yang mengajar anak-anak di Kelumbik, ini semua harus kita apresiasi,” pungkasnya. (Uli)