Tingkatkan Pelayanan PDAM, Bupati Sintang Sepakati LOI Program Kemitraan Solidaritas Perpamsi

288
Bupati Sintang tandatangani LOI Program Kemitraan Solidaritas Perpamsi

SINTANG | SenentangNews.com – Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri dan sekaligus melakukan penandatanganan Letter Of Intent (LOI) Program Kemitraan Solidaritas Perpamsi antara PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak dengan PDAM Tirta Senentang Kabupaten Sintang, PDAM Tirta Pancur Aji Kabupaten Sanggau dan PDAM Tirta Sirin Meragun Kabupaten Sekadau, di Kantor PDAM Tirta Senentang Sintang, yang terletak di Jalan M. Saad, Kelurahan Tanjungpuri, Kecamatan Sintang, Kamis (15/8/19).

Jarot Winarno mengatakan Pemerintah Kabupaten Sintang sangat menyambut baik dan mendukung adanya penandatanganan Letter Of Intent (LOI) Program Kemitraan Solidaritas Perpamsi antara PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak dengan PDAM dari Sintang, Sanggau dan Sekadau.

“Hal ini membuktikan bahwa mengurus Air bersih itu harus bersama-sama malalui Perpamsi sebagai fasilitator, sementara PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak yang sudah maju sebagai mentor lalu resipiennya adalah PDAM Sintang, Sanggau, Sekadau dan lainnya,” ucapnya.

Jarot Winarno menjelaskan bahwa masalah yang terjadi di PDAM Tirta Senentang dengan PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak bahkan yang lainnya juga sama yakni terkait masalah suplai air baku. Terlebih seperti di Sintang ini sumber air bakunya diambil dari aliran Sungai Melawi dan Sungai Kapuas dan juga adanya masalah lain seperti kebocoran pada sambungan.

“Masalah kepercayaan dari pelanggan karena ngelola PDAM ini seperti Roller Coaster atau kadang bagus kadang turun kualitasnya, itu lah kadang-kadang konsumen ni jerak dengan PDAM, nyambung airnya kadang nda sampai, airnya keruh, hidupnya nda 24 jam. katanya.

Masalah kepercayaan masyarakat, lanjut Jarot Winarno, menjadi PR bagi pengurus PDAM pasalnya jumlah pelanggan yang ada di Kabupaten Sintang masih belum memenuhi target.

“Aspek Hospitality layanan kepada pelanggan, kemudahan kepada pelanggan dan lainnya yang mesti harus di tingkatkan dan itulah menjadi tantangan kedepannya,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif PT. Perpamsi, Ashari Maryono menjelaskan Letter Of Intent (LOI) Program Kemitraan Solidaritas Perpamsi bertujuan memberikan motivasi bagi PDAM untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanannya, karena setelah penandatangan ini selanjutnya dilakukan kegiatan survey diagnostik untuk melihat problem atau masalah di tiap-tiap PDAM kemudian dapat di kerjasamakan dan di bimbing oleh mentor yakni PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak.

“Untuk kegiatan itu tentunya membutuhkan keterbukaan kedua belah pihak baik selaku resipien yang sebaiknya memang membuka semua hal yang berkaitan dengan topik yang sedang dikerjasamakan,” pungkasnya. (Hms)