Dilalui Tronton Bermuatan, Jembatan Bailey Sungai Gurung Patah

641
Kapolsek Kayan Hilir Iptu Ya' Yanto saat bersama Humas PT. Lima Danau Paulus Agusius di lokasi jembatan. Dilihat dari arah Nanga Mau.

KAYAN HILIR | SenentangNews.com– Karena dilalui oleh kendaraan Tronton bermuatan Hydraulic Excavator, sebuah jembatan type portable bridge jenis Bailey single panelmengalami patah pada salah satu segment.

Karena sudut patahannya menghujam ke bawa maka jika dilihat dari samping penampilan jembatan tersebut akan terlihat seperti huruf ‘V’. Jembatan ini, terletak di di ruas Simpang Medang – Nanga Mau antara Dusun Sungai Manan dan Desa Nanga Tikan.

Kendaraan Tronton yang datang dari arah Pontianak ini, akan menuju ke base-camp PT Lima Danau di nanga Mau PT. Lima Danau ini adalah pelaksana fisik proyek peningkatan Jalan Provinsi ruas Nanga Mau – Nanga Tebidah dengan panjang penanganan 26 Km.

Rambu peringatan dilihat dari arah Nanga Mau.

Menurut Humas PT. Lima Danau, Paulus Agusius saat ditemi di lokasi kejadian, Senin (15/7/2019) kejadiannya sekitar pukul. 13.00 hari Minggu (14/7/2019). Mengetahui adanya musibah tersebut dan setelah meninjau ke lokasi kejadian, pihak PT. Lima Danau langsung berkomunikasi dengan pihakDinas PUPR Provinsi.

Laporan ini cepat direspon dan segera akan dikirim teknisi ke lokasi. Bahkan Kabid Bina Marga Syarif Amin juga akan ke lokasi.Dalam berkomunikasi tersebut, diketahui bahwa stok komponen Bailey untuk pengganti masih tersedia.

“Saat kejadian, Hydraulic Excavator kemudian turun dari Tronton dan mundur kebelakang atau kearah kedatangan. Excavetor tersebut kemudian mencari jalan alternatif untuk bisa mencapai seberang sungai. Setelah bisa mencapai seberang sungai arah Nanga Mau, kemudian menolong kendaraan Tronton ke darat,” tutur Agusius.

Agusius menambahkan bahwa untuk sementara lalu-lintas dialihkan ke jalan alternatif melalui jalan kebun milik PT. Megasawindo Perkasa. Sebetulnya antara simpang masuk dan simpang keluar jalan alternatif ini jaraknya hanya sekitar 200 Meter. Namun karena jauh menjorok kedalam panjang jalan alternatif ini sekitar dua Kilometer. PT. Lima Danau sudah mengerahkan Motor Grader di jalan alternatif ini.

Kapolsek Kayan Hilir Iptu Ya’ Yanto yang juga tengah berada di lokasi kejadian sempat mengungkapkan bahwa sejumlah pihak baik pihak perusahaan maupun pengemudi Tronton sudah dimintai keterangan. “Semua sudah dimintai keterangan di Mapolsek,” terangnya.

Jembatan Bailey di Sungai Gurung yang mengalami patah dilihat dari arah Sintang. Untuk sementara jembatan ini tidak dapat dilalui kendaraan.

Menurut pantauan SenentangNews.com Komponen jembatan yang terpasang ini mirip jenis Bailey HD200. Bentang terpasang di jembatan ini adalah bentang maksimum untuk jenis Bailey yaitu 30 Meter. Seyogianya jembatan Bailey dengan bentang 30 Meter harus double panel dengan penguat horizontal frame dan vertical frame.

Konstruksi jembatan Bailey tidak memiliki lengkung lawan lendut (chamber). Dan akibat dari tidak mampu menahan beban, saat terjadi lendutan komponen bearing jembatan ini terlepas dari kedudukan pile cap sehingga bagian end post nya tertarik ketengahkemudian melorot ke tebing sungai. Jenis Bailey juga memang tidak menggunakan pengikat angkur pada pile cap. (lcs)