Perihal Oknum Guru Mangkir, Terry : Ini Harus Dievaluasi

303
Terry Ibrahim

SINTANG | SenentangNews.com – Penggunaan Media Sosial pada saat ini menjadi hal yang lumrah dilakukan oleh masyarakat tak terkecuai masyarakat Kabupaten Sintang. Berbagai hal mengenai kehidupan baik dari silaturahmi atau memberikan kitik membangun lebih sering dilakukan masyarakat di Media Sosial.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Terry Ibrahim meminta kepada masyarakat untuk tidak langsung mengkritik kinerja suatu lembaga di Media Sosial.

“Kritiklah, namun sebisa mungkin langsung pada oknum yang bersangkutan bukan pada disebar di Media Sosial. Kritik yang membangun juga diperlukan, hanya saja jika di Media Sosial maka akan menghadirkan berbagai opini dari masyarakat,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Mengenai kabar oknum guru ASN di salah satu SD yang terletak di Ketungau Tengah yang mangkir kerja pada hari pertama sekolah, Terry meminta kepada pihak terkait yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang serta Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sintang untuk terus melakukan pengawasan dan pemeriksaan.

“Ini harus dievaluasi. Bukan hanya oknum guru ASN tersebut tapi bagi seluruh ASN. Pemerintah sudah memberikan peraturan yang setegas-tegasnya yang tentunya bertujuan agar pembangunan daerah dari berbagai lini dapat diselengggarakan,” tuturnya.

Terry juga meminta kepada oknum guru ASN dan seluruh ASN Kabupaten Sintang untuk dapat mengintropeksi sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi, salah satunya dengan menaati setiap peraturan yang diberikan.

“Peristiwa ini seharusnya jadi intropeksi diri, jangan sampai terulang kembali. Apalagi guru, waktu libur yang diberikan cukup panjang, masa harus menambah libur, dari mana caranya bisa meningkatkan kualitas pendidikan terutama di daerah pedalaman. Ingat, warga masyaakat berhak mengambil peran dalam mengkontrol hal tersebut,” pungkasnya. (Uli)