SD di Perbatasan Pulangkan Siswa Gegara Guru Nambah Libur

444
ilustrasi sekolah

SINTANG | SenentangNews.com– Libur sekolah yang panjang ternyata masih membuat beberapa tenaga pendidik yang melaksanakan tugas seperti yang terjadi di SDN 6 Nanga Sekapat, Ketungau Tengah.

Hari pertama masuk sekolah usai libur yang cukup panjang, SDN 06 Nanga Sekapat terpaksa memulangkan kembali siswa-siswanya karena tenaga pendidik yang lain belum ada di tempat sehingga aktivitas sekolah baik dari pengenalan sekolah dan beberapa kegiatan lainnya belum bisa dilakukan.

“Hari pertama yang datang hanya Guru Honorer BOS, yaitu pak Solihin, jadi dia terpaksa memulangkan siswa yang sudah datang ke sekolah karena tenaga pendidik yang lain beum hadir dan kembali bertugas,” ujar Kepala BPD Nanga Sekapat, Siman Lukas ketika dikonfimasi melalui telepon selular, Rabu (10/7/2019).

Siman Lukas sangat menyayangkan hal tersebut mengingat banyak peserta didik di SDN 6 Nanga Sekapat yang tempat tinggalnya jauh dari sekolah.

“Kasihan anak-anak yang dari Dusun Meriau Batu (Nyunan), mereka harus menyusuri sungai Sekapat dengan waktu lebih dari satu jam untuk sampai ke sekolah namun ternyata langsung dipulangkan karena sekolah tidak melakukan aktivitas seperti yang mereka harapkan,” tuturnya.

Siman Lukas mengungkapkan pada hari kedua masuk sekolah, pihak SDN 6 Nanga Sekapat sudah mulai melaksanakan aktivitas sekolah meskipun hanya dua guru PNS dan satu Guru Honorer BOS yang hadir.

“Kemarin sudah mulai dan itu pun baru dua orang guru PNS yang telihat hadir, bahkan PNS yang merupakan pasangan suami istri yang sama-sama bertugas ditempat tesebut juga belum hadir. Hari ini, seluruh guru sudah hadir kecuali yang GGD tersebut. Keseluruhan Guru ada di SDN 06 Nanga Sekapat tersebut ada enam yang PNS termasuk GGD, satu orang guru honor daerah dan satu guru honor BOS,” ucapnya.

Siman Lukas mengapresiasi keaktifan dan kinerja dari Guru Honer BOS di SDN 06 Nanga Sekapat yang merupakan anak muda setempat.

“Dia aktif dan kinerja bagus padahal hanya Guru Honor BOS. Ketidakhadiran ini sudah saya sampaikan kepada pengawas KIAT Guru dan kepada pihak yang terkait,” ucapnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Yustinus mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap guru-guru yang bersangkutan dan juga Kepala Sekolah SDN 06 Nanga Sekapat mengenai kemangkiran dari guru-guru tersebut.

“Kita akan komunikasikan dengan BKPSDM Kabupaten Sintang, tentunya jika ada keterkaitan dengan tingkat kehadirannya akan akan kita tindaklanjuti dengan disiplin kepegawaian,” tukasnya.

GGD Masih Bolos

Siman Lukas menambahkan, hingga hari ketiga masuk sekolah Rabu (10/7), Guru Garda Depan (GGD ) di SD Negeri 06 Nanga Sekapat masih saja bolos mengajar.

Siman Lukas menyayangkan ketidakhadirannya GGD di sekolah tersebut meski sudah mendapatkan libur sekolah yang cukup panjang. Pasalnya ia menilai, satu GGD yang bertugas di SDN 06 Nanga Sekapat memiliki kinerja yang sangat bagus terlebih saat ini yang bersangkutan juga merangkap sebagai Operator Sekolah.

“Untuk satu orang GGD itu, belum kelihatan batang hidungnya. Dari acara perpisahan anak-anak bulan Mei kemarin sudah tidak ada di tempat tugas, hanya saja saya kurang tahu apakah beliau mangkir dari bulan Mei kemarin atau sempat kembali ketempat tugas sebelum liburan panjang. Tingkat kehadiran ini yang sangat disayangkan, padahal kinerjanya sangat bagus, bahkan dia merupakan guru idola anak saya,” tutupnya. (Uli)