Brankas Perusahaan Dibobol Maling, Gaji Satpam Dipotong

282
(ilustrasi)

SEKADAU | SenentangNews.com – Miris, itulah yang dirasakan oleh nam karyawan yang bekerja sebagai Satuan Pengamanan (Satpam) di PT. Multi Jaya Perkasa (MJP) karena sdah puluhan bulan gaji yang mereka terima di perusahaan tersebut harus terpotong untuk.

Menurut salah satu orang Satpam yang enggan disebutkan namanya, gaji tersebut terpotong dikarenakan brangkas milik perusahaan yang dibongkar oleh maling pada tahun 2012 lalu.

“Kerugiannya sampai saat ini masih tidak diketahui tapi yang pasti gaji kami dipotong sebesar Rp. 50.000,- per bulannya untuk mengganti kerugian yang dirasakan perusahaan akibat kejadian tersebut,” ujarnya kepada awak media SenentangNews.com, Senin (17/6/2019).

Ia mengaku hingga saat ini belum menerima penjelasan dari pihak perusahaan untuk masalah pemotongan gaji serta berapa lama pmotongan terseut dilakukan.

“Harusnya perusahaan memanggil kami dahulu, membicarakan kesepakatan pemotongan gaji, berapa lama waktunya. Bukan kami tidak mau tanggung jawab, tapi jika seperti ini, pemotongan gaji kami tidak ada batas waktu, kan tidak masuk akal,” ucapnya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Sekadau melalui instansi terkait dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang dialami keenam Satpam PT. MJP. Pasanya, dirinya mengaku tidak memiliki kekuatan dalam menghadapi kebijakan perusahaan yang ia nilai tidak jelas tersebut.

“Kami berharap pihak terkait membantu untuk mebiarakan dengan pihak perusahaan sehingga nasib kami jelas, meskipun jumlah potongan dinilai kecil namun sangat berarti bagi kami,” tuturnya.

Manager PT. MJP, Saljoni ketika dikonfimasi oleh awak media membenarkan adanya pemotongan gaji keenam Satpam tersebut.

“Iya benar, kejadiannya sudah berlangsung lama, mungin sudah ada kesepakatan antar karyawan dengan perusahaan karena saat kejadian bukan saya yangmenjadi pimpinan perusahaan,” singkatnya.

Reporter : Sutarjo

Editor    : Yuli Fitriani