Gaji Driver Dipotong, Jafar : Itu Kita Anggap Kelalaian Kerja

223

SEKADAU | SenentangNews.com – Sejumlah karyawan PT. Multi Jaya Perkasa (MJP) mendapatkan potongan gaji dikarenakan alat kerja yang mereka bawa rusak. Pemotongan gaji itu lebih ditekankan kepada driver mskipun kerusakan tersebut diakibatkan adanya kecelakaan kerja.

“Tidak ada yang mau terjadi kecelakaan namun hal tersebut tetap terjadi meskipun terkadang kami sudah berhati-hati. Jika kendaraan yang kami bawa rusak, maka kami harus ganti kerusakan tersebut dengan cara potong gaji,” ujar seorang karyawan yang nggan namanya disebutkan, Jumat kemarin (14/6/2019).

Ia mengaku keberatan dengan sanksi yang diberikan oleh perusahaan PT. Multi Jaya Perkasa kepada karyawan yaitu dengan pemotongan gaji karyawan setiap bulannya padahal tak ada peraturan yang mengatur demikian.

“Kami berharap, pihak terait dapat memberikan teguran atau tindakan kepada pihak perusahaanagar karyawan tidak diberatkan dengan pemotongan gaji setiap bulannya jika kendaraan atau alat kerja yang dibawa rusak, karena tak ada satu pun kayawan yang mau terjadi kecelakaan kerja,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kecelakaan kerja bisa saja terjadi karena kerusakan alat kerja dan juga karena kondisi jalan yang di lalui.

“Intinya, tak ada unsur kesengajaan. Jika terjadi kecelakaan kerja pada kendaraan yang kami bawa yaitu truk atau puso itu tentu di luar kehendak kami,” tuturnya.

Ketika dikonfirmasi oleh awak media SenentangNews.com. Manager PKS PT. Multi Jaya Perkasa mngaku hal tersebut sudah diatur dalam peraturan perusahaan dan hanya berlaku untuk driver saja.

“Hal itu kita anggap kelalaian kerja. Bagaimanapun driver harus memahami kondisi alat yang ia bawa atau jalan yang ia lalui,” singkatnya.

Reporter : Sutarjo

Editor     : Yuli Fitriani