Dewan Minta OPD Hindari Silpa

270
Heri Jambri

SINTANG | SenentangNews.com- Anggota DPRD Sintang Heri Jamri berharap, tidak ada sisa lebih penggunaan anggaran atau silpa pada pelaksanaan APBD 2019. Hal itu dikemukakan Heri usai mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD Sintang, Rabu (12/6/2019).

Politisi Hanura ini juga mendesak Pemkab Sintang agar di tahun ini anggaran yang masuk dalam Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) nilainya bisa ditekan. Menurutnya, paling tidak nilainya tidak sama dengan tahun lalu.

”Kalau bisa serapan anggaran di tahun ini, bisa semaksimal mungkin, jangan sampai dibiarkan menjadi Silpa,” tegasnya.

Dirinya juga berpandangan, apabila APBD menyisakan Silpa dalam jumlah yang besar, maka pemerintah bisa dinilai belum bisa efektif memanfaatkan sumber daya dana yang ada di APBD. Padahal lanjutnya, kebutuhan di masyarakat sangat banyak, sehingga jadi pertanyaan apabila ada Silpa yang besar di sisa APBD.

“Saya pikir beberapa tahun anggaran sebelumnya kita memiliki silpa yang banyak. Itu jadi pelajaran, jangan sampai terulang. Karena akan sangat berpengaruh kepada bantuan keuangan pusat terhadap kita,”imbuhnya.

Dengan tingginya Silpa menurut Heri, hal itu bisa diakibatkan rendahnya komitmen Pemkab dalam menerapkan manajemen kas yang tranparan serta efektif efisien dan akuntabel.

”Kita sesalkan, kalau anggaran ternyata ada, namun justru tidak digunakan, hingga menjadi Silpa,” cetusnya.

Menurutnya, jika APBD 2019 kemudian ada silpa, maka akan menjadi catatan dan berpengaruh terhadap bantuan keuangan dari pusat, mengucurkan atau menyubsidi anggarannya, pada tahun-tahun berikutnya.

“Oleh karena itu, politikus Ketungau ini mewanti-wanti untuk segera memaksimalkan penggunaan anggaran yang ada, jangan sampai ada silpa,”tukasnya.

Sementara itu Wakil bupati Sintang Askiman menyampaikan Besarnya silpa (sisa lebih perhitungan anggaran) yang mencapai Rp245,7 miliar pada tahun anggaran 2018. (bny)