Tingkatkan Kualitas SDM, Dinas PUPR Gelar Pelatihan Penyedia Jasa Konstruksi

274
Dinas PUPR Kabupaten Sekadau Berikan 95 Sertifikat kepada tenaga administrasi penyedia jasa kontruksi di Kabupaten Sekadau.

SEKADAU | SenentangNews.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) kabupaten Sekadau telah berhasil mengeluarkan 95 lembar sertifikat kepada tenaga administrasi penyedia jasa kontruksi di kabupaten Sekadau.

Sejumlah sertifikat yanh didapat oleh tenaga administrasi tenaga penyedia jasa kontruksi tersebut di keluarkan oleh, atas dasar hasil pekatihan selama dua angkatan, yakni angkatan pertama dan angkatan ke dua.

“Hari ini kita sudah bagikan sebanyak 95 sertifikat kepada tenaga administrasi baik otu CV maupun Perseroan Terbatas (PT)khususnya yang bergerak bidang jasa konstruksi di kabupaten Sekadau,” kata Ir. Ahmad Suryadi.MT kepala Dinas PUPR kabupaten Sekadau usai penyerahan Sertifikat Selasa (11/6) di Sekadau.

Menurut kadis, salah satu tujuan di gelarnya pelatihan guna menpermudah perusahaan penyedia jasa untuk mengurus segala administrasi terkait pencairan serta pelaporan progres pekerjaan maupun administrasi pencairan dana.

Sertifikat tersebut di serahkan langsung oleh Bupati Sekadau Rupinus.

Dalam sambutannya orang nomor satu di bumi Lawang Kuari ini mengatakan, bahwa dirinay merasa banga, karena Sekadau sudah melaksanakan, padahal surat dari pemprov dan Pempus sudah ada, tapi tugas itu sudah kita laksanakan.

“Salah satu tujuan dilaksanakan nya pelatihan tersebut untuk menperlancar adminitrasi agar cepat pencairan supaya pekerja dan pencairan numpuk di akhir tahun,” kata Bupati.

Ia juga mengingatkan kepada para penyedia jasa bahwa khusus dana DAK yang di transfer dari pusat,pencairan tidak seperti dana DAU, karena dana DAK, harus dicairkan secara bertahap sesuai progres kerja.

“Jadi, untuk tahun ini batas waktu pencairan dana DAK adalah 21 Juli. Untuk saya berpesan agar para penyedia jasa dan dinas jangan lengah, ikuti aturan dan tata cara penvaiaran yang telah ditentukan oleh Pempus,” katanya.

Setelah adanya pelatihan ini dilaksanakan ia berharap, agat tenaga trampil adminitrasi dan tenaga teknis penyedia jasa juga harus paham, aturan yang baku sistim administrasi. pencairan dana.

“Yang perlu juga dipahami para tenaga teknis dilapangan adalah tatacara terhadap campuran semen dan pasir ketika dilapangan.Bukan asal campur saja. Sebab, hal ini akan berpengaruh terhadap kwalitas pekerjaan,” ingatnya. (sutarjo).