Sekda: Kebakaran Harus Jadi Pelajaran Semua Pihak

408
Sekda Sintang Melakukan Dialog Kepada Korban Kebakaran, Selasa (11/6/2019)

SINTANG | SenentangNews.com- Kebakaran hebat melanda delapan ruko (rumah toko) Kelurahan Tanjungpuri, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Minggu (9/6/2019) pukul 01.15 dini hari.

Sekda Sintang Yosepha Hasnah didampingi Asiten II Setda Sintang Henri Harahap , Asisten III Setda Sintang Marchues Afen, Plt Sekretaris Sat Pol PP Mawardi HD, Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Sat Pol PP Yudius, Kabid SDA dan Linmas Sat Pol PP Mikhael Wiwinardi dan Kasi Pengamanan dan Pengawalan Sat Pol PP Budiyono meninjau langsung lokasi puing-puing kebakaran.

Dalam kesempatan tersebut Sekda Sintang Yosepha Hasnah menyatakan jajaran Pemkab Sintang ikut berempati dan merasakan musibah yang dialami masyarakat yang menjadi korban kebakaran. Langkah ke depan, pihaknya meminta kepada setap masyarakat untuk tetap memperhatikan keselamatan terutama jaringan listrik.

“Saya minta warga memerhatikan instalasi listrik. Karena sebagian besar kebakaran diakibatkan hubungan arus pendek. Selain itu memastikan kompor dalam keadaan mati sebelum meninggalkan rumah,” terangnya.

Sekda berpesan kepada masyarakat agar dalam pemasangan jaringan listrik maupun yang lainnya harus seusai dengan standard dan aturan yang ada guna mencegah terjadinya musibah seperti kebakaran dan juga untuk keamanan rumah itu sendiri.

“Masyarakat harus berhati-hati ketika membangun bangunan permanen seperti ruko ini, tentu dari sisi keamanan listrik juga harus di perhatikan supaya hal-hal yang tidak diinginkan tidak terulang kembali,”pesan Sekda.

Sekda pun meminta kalau bisa membangun bangunan seperti ruko ini jangan terlalu panjang, sehingga kalau terjadinya musibah kebakaran petugas tidak kesulitan mencapai lokasi yang paling kebelakang.

“Tadikan saya dapat info bangunan ini panjangnya saja sekitar 40 meter jadi sulit menjangkau sampai ke belakang, apa lagi dengan kondisi bangunan padat seperti ini tidak ada celah petugas masuk ke area dalam, akhirnya memang jarang bisa terselamatkan,”pungkas Sekda.

Sementara itu, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. Beberapa saksi mata sempat dimintai keterangan mengenai insiden ini. Sejauh ini diduga masih mengarah kepada arus pendek listrik. “Sementara diduga akibat korsleting listrik,”kata nurul. (bny)