Keterbatasan Biaya, Minah Hanya Bisa Pasrah

313
Tumor yang tumbuh pesat dibagian kanan wajah Minah.

SEKADAU | SenentangNews.com – Keterbatasan biaya membuat Minah (49), warga Jalan Cempo, Desa Landau Kodah, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadah hanya bisa pasrah menerima penyakit yang dideritanya.

Gumpalan daging yang bersarang di muka bagian kanannya yang diduga adalah tumor ganas semakin hari semakin membesar. Tumor tersebut tumbuh dari bagian mulut hingga hampir menutupi seluruh wajah bagian kanan sehingga membuat Minah tak bisa lagi makan.

Sejak bulan September tahun 2018, Minah dan keluarganya sudah mengetahui adanya tumor tersebut namun tidak bisa melakukan pengobatan secara intensif mengingat biaya yang dikeluarkan akan cukup tinggi.

“Awalnya cuma seperti sariawan saja namun lama-lama membesar. Kalau untuk biaya operasi, kami tidak punya, kehidupan kami hanya bertani, Ayah saya juga sakit TBC,” ujar Jang Marius, putra dari Minah ketika ditemui awak media SenentangNews.com, Minggu kemarin (2/6/2019).

Dengan daging yang tumbuh pesat, lanjut Jang Marius, Ibunya hanya bisa berbaring ditempat tidur tanpa makan sehingga membuat tubuhnya lemah karena tidak ada asupan makanan.

“Sekarang mungkin sudah satu kilogram lebih beratnya sehingga membuatnya sulit berbicara apalagi makan. Dia hanya bisa terbaring lemah saja,” tuturnya.

Suami Minah, Yohanes Musin membenarkan bahwa istrinya sudah lima hari ini tidak dapat makan dan hanya bertahan hidup dengan minum air saja.

“Dulu sudah pernah buat BPJS Kesehatan namun tak tahu lah apa sudah jadi atau belum,” katanya.

Yohanes mengaku sudah berupaya untuk membawa istrinya berobat hanya saja pihaknya kembali pasrah saat mengetahui biaya yang dikeluarkan sangat mahal bahkan hanya untuk melakukan pemeriksaan, terlebih lagi mereka tidak memiliki BPJS Kesehatan.

“Sudah pernah dibawa ke RSUD Sekadau namun karena keterbatasan fasilitas, kami dianjurkan ke RS yang ada di Sintang atau RS di Pontianak. Untuk pemeriksaannya saja harus bayar enam juta rupiah, jadi kami batal periksa,” ceritanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sekadau, Suhardi menyampaikan bahwa pihaknya akan berusaha membantu Minah.

“Nanti akan kami tindak lanjuti,” ucapnya singkat.

Reporter : Sutarjo
Editor      : Yuli Fitriani