Sekilas Info

Tinjau Lokasi Pembangunan Lanud AD, Jarot : Kami Siap Bebaskan Lima Hektare Tanah

Brigjen TNI Eko Susetyo didampingi oleh Danrem 121/Abw bersama Bupati Sintang meninjau lokasi pembangunan Lanud AD

SINTANG | SenentangNews.com- Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerad) Markas Besar (Mabes) TNI meninjau lokasi pembangunan Lapangan Udara Angkatan Darat (Lanud AD) di Kompleks Bandara Tebelian Sintang, Rabu (23/1/2019).

Wakil Komandan Puspenerad, Brigjen TNI Eko Susetyo didampingi oleh Danrem 121/Abw yang memimpin langsung peninjauan tersebut mengatakan bahwa pihaknya menargetkan pada tahun 2021 mendatang fasilitas untuk Lanud AD sudah dapat diresmikan.

“Kami memerlukan lahan 35 hektare dengan rincian untuk 10 hektare untuk perumahan dan 20 hektare untuk perkantoran. Jika tahun ini lahan sudah ada tahun ini maka kami akan mulai bekerja tahun depan sehingga tahun 2021 sudah bisa diresmikan,” ujarnya.

Brigjen TNI Eko Susetyo mengatakan bahwa pihaknya akan menempatkan pasukan yang cukup besar yaitu skuadron helikopter dan skuadron pesawat tanpa awak.

“Kalau untuk aktivitas dari Puspenerad, kita tetap menggunakan runway yang ada,” singkatnya.

Bupati Sintang, Jarot Winarno yang menyambut kedatangan rombongan tersebut mengatakan bahwa untuk membebaskan lahan sebesar 35 hektare, Pemkab Sintang membutuhkan waktu selama tujuh tahun.

“Sesuai Perpres Nomor 148 Tahun 2015, maka Pemda hanya bisa membebaskan lima hektare setiap tahunnya. Jadi, tahun ini kami siap bebaskan lima hektare,” tuturnya.

Namun demikian bupati Jarot, Pemda Sintang mendukung penuh apabila dibangunnya lapangan udara angkatan darat di Sintang ini sebab jika melihat letak geografis yang ada, Sintang merupakan salah satu kabupaten yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

“Lapangan udara ini sangat diperlukan sebab selain sebagai sarana infrastruttur pertahanan di daerah perbatasan juga bisa mendukung mobilitas tempur TNI Angkatan Darat secara khusus di daerah perbatasan ini,”jelas Jarot.

Sementara itu dalam kunjungan tersebut, Bupati Sintang dan Wakil Komandan Puspenerad sepakat memilih lokasi di zona tiga sebagai lokasi pembangunan Pusat Penerbangan Angkatan Darat. (uli/hms)