Konfrensi Temenggung Internasional Diharapkan Perkuat Peran Temenggung Dayak

403

SINTANG | SenentangNews.com – Sebuah gelar teatrikal disajikan oleh Pemuda Tariu sebelum acara pembukaan pelaksanaan Konferensi Temenggung Internasional telah digelar di Gedung Pancasila Sintang, Rabu malam (28/11).

Wakil Bupati Sintang, Askiman yang memprakarsai pelaksanaan konferensi tersebut mengungkapkan forum konferensi ini sangat bernilai strategis dan nantinya akan memberikan andil dalam upaya menghormati serta memperkuat keberadaan temenggung adat.

“Saya mengucapkan selamat datang kepada peserta Konferensi Temenggung Internasional. Kami berharap konferensi ini dapat menghasilkan suatu kesepakatan dan keputusan bersama, yang akan membawa peningkatan kiprah para temenggung di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurut Askiman, peran dan kiprah temenggung adat sangatlah penting. Diharapkan dengan menjadi kekuatan dari sistem kontrol sosial dan instrumen dalam mekanisme penyelesaian konflik lokal.

“Ini akan menjadi sejarah bagi kami di Kabupaten Sintang dan untuk memberikan andil dalam upaya menghormati dan memperkuat keberadaan temenggung adat,” ucapnya.

Staf Ahli Gubernur Kalimantan Barat Bidang Sosial dan SDM, Sawal Bondoresoe yang membuka langsung kegiatan tersebut mengatakan bahwa keberadaan Temenggung sebagai pelaksana dalam mengurus hukum adat Dayak merupakan hal yang sangat diperlukan.

“Temenggung merupakan seorang fungsionaris yang menegakkan hukum adat Dayak yang nantinya akan menegakkan hukum adat dengan cara menimbang dan memutuskan serta meletakkan sanksi adat dengan adil,” tuturnya.

Ketua Panitia Konferensi Temenggung Internasional, Abdul Syufriadi menyebutkan konferensi ini bertujuan untuk menjadi sarana bertemu para temenggungan untuk membahas hal-hal yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab sebagai temenggung.

“Hal yang ingin dicapai dari konferensi ini, ialah memelihar, melestarikan dan menjaga tatanan nilai social yang menjadi dasar terbentuknya tata hukum adat yang sejak lama telah menjadi pedoman di dalam bertingkah laku di masyarakat adat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Jeffray Edward yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi adanya kegiatan Konferensi Temenggung Internasional.

“Saya selaku ketua DPRD Sintang berharap kegiatan ini bisa memberikan dampak positif bagi pembinaan kepada Temenggung sebagai petugas adat,” ungkapnya.

Jeffray juga mengatakan bahwa kegiatan tersebut sangat penting digelar sebagai bentuk kepedulian kepada hukum adat yang bermartabat.

“Dengan adanya kegiatan ini, maka temenggung sebagai petugas adat dan diberikan mandat oleh masyarakat adat Dayak yang independen dapat memberikan keadilan hukum yang adat serta bermartabat,” tukasnya. (Hms/Uli)