Sekilas Info

MEMALUKAN!!!!…Berhenti Jadi Polisi, Pria Ini Edarkan Narkoba

SINTANG |SenentangNews.com- Jajaran Satres narkoba Polres Sintang tidak pandang bulu dalam memberantas peredaran narkoba. Sejak bulan November 2018, tercatat 10 orang ditangkap. Pelakunya mulai pekerja swasta, pengangguran serta mantan anggota Polisi.

Ya, dia Adalah Yogi mantan polisi terakhir berpangkat Brigadir dan pernah bertugas di Polda Kalbar sejak tahun 2005 silam berhasil digaruk petugas kepolisian Sintang beberapa waktu lalu. Yogi tak sendirian, dia dibekuk bersama 9 pelaku lainnya di tempat yang berbeda.

Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi mengatakan dari 10 tersangka diduga merupakan pengedar dan pemakai yang didapati barang bukti berupa sabu seberat 51,55 gram dan 30 butir pil ekstasi.

“Ada 10 kasus yaitu satu orang wanita dan sembilan orang laki-laki yang dibagi menjadi enam laporan polisi. Dari mereka ini ada sepasang suami istri yang bekerja sama mengedarkan barang narkotika tersebut," ujarnya saat Press Release di Balai Kemitraan Polres Sintang, Kamis (22/11).

Kapolres menyampaikan keberhasilan menangkap 10 tersangka merupakan berkat informasi masyarakat. Perwira menengah Polri ini menambahkan berdasarkan pengakuan para tersangka, obat-obatan itu dibeli dari luar Sintang, lalu diedarkan kepada masyarakat.

“Untuk mantan anggota polisi ini memang sudah lama menjadi Target Operasi (TO) kita,”kata Pria yang baru tiga minggu bertugas di bumi senentang ini,”tukasnya seraya saat menghadirkan 10 orang pelaku PETI.

Atas perbuatan itu seluruhnya ditetapkan tersangka sesuai pasal 112 ayat 1 UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman 15 tahun penjara.

Dengan tertangkapnya 10 tersangka narkotika sejak november 2018, Kapolres menghimbau kepada seluruh pihak untuk patut waspada karena daerah ini masih menjadi primadona peredaran narkoba.

Kapolres menambahkan, diperlukan kesadaran semua pihak untuk sama-sama peduli baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun tempat tinggal masing-masing.

“Mari bersama-sama kita perangi dan berantas narkoba, agar tidak ada lagi kasus seperti ini terulang kembali,” tuturnya. (bny)