Sekilas Info

Universitas Kapuas Sintang Punya 10 Dosen Doktor Segera Launching Program Magister

SINTANG | Senentang News.com –Baru-baru ini, ada dua peristiwa penting di Yayasan Melati Sintang sebagai Badan Penyelenggara Universitas Kapuas Sintang. Pertama, pada tanggal. 12 September 2018, berdasarkan Keputusan BAN-PT No. 2556/SK/BAN-PT/Akred/S/IX/2018, Program Studi Ilmu Hukum Program Sarjana Universitas Kapuas Sintang telah terakreditasi B

Peristiwa berikutnya, terkait peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Dosen. Dari sembilan orang yang diutus untuk studi program Strata Tiga (S3) di Universitas Brawijaya, enam orang diantaranya telah lulus dan telah kembali bertugas di Universitas Kapuas.

Menurut Ketua Yayasan Melati Sintang, Kusnidar, S.Sos, MM, Senin (17/9/2018) enam orang yang telah kembali bertugas; Dr. Pether Sobian, S.Th, M.Th; Dr. Martinus Syamsudin, S.Sos, M.Si; Dr. Redin, SH, MH; Dr. Antonius, S.Hut, MP; Dr. Antonius, SS, M.Si.

Sisanya yang sebanyak tiga orang lagi, yaitu Dr. Drs. Markus, M.Si; Dr. Lin Magdalena, SE, MM; Dr. Drs. Gunawan, M.Si akan selesai akhir bulan ini. Dengan kehadiran Sembilan Doktor tersebut, dan ditambah dengan Rektor Dr. Drs. Petrus Atong, M.Si berarti Unversitas Kapuas telah memiliki 10 Dosen bergelar Doktor.

“Kita masih terus mengupayakan peningkatan lagi. Yaitu dengan mencari akses untuk program-program beasiswa untuk para Dosen,” kata Kusnidar.

Ketika ditanya tentang jurusan para Doktor tersebut, dijelaskan Kusnidar bahwa yang delapan orang mengambil Program Doktor Ilmu Lingkungan dan satu orang lagi yaitu Doktor Antonius S.Hut, MP, mengambil Program Doktor Ilmu Pertanian Minat Ilmu SDA dan Lingkungan.

Ada tiga hal penting dari peristiwa-peristiwa tersebut. Pertama terkait dengan peningkatan SDM. Peningkatan SDM Dosen bukan hanya untuk kepentingan Universitas Kapuas namun diharapkan dapat berkontribusi berupa penelitian, pengabdian dan pemikiran mereka kepada wilayah timur Kalimantan Barat ini.

Unversitas Kapuas sudah menjajagi untuk membuka Program S2 Lingkungan. Untuk itu sudah dijalin kerjasama dengan Universitas Brawijaya. Mereka akan hadir diacara wisuda Universitas Kapuas nanti sekaligus untuk launching program S2 ini.

“Yang kedua, Prodi Bahasa Inggris sudah mendapat ijin dari Dirjen Dikti. Tahun ini sudah dapat dimulai. Dan yang ketiga, apresiasi kepada Prodi Ilmu Hukum yang sudah terakreditasi B. Semua tersebut menunjukan keseriusan Universitas Kapuas dan bukan hanya seremonial saja,” pungkas Kusnidar.

Salah seorang Doktor, Dr. Pether Sobian, S.Th, M.Th sempat berbincang dengan SenentangNews. kedepan Yayasan Melati telah memberikan kepada mereka SK untuk membentuk sebuah Prodi baru yaitu Prodi Studi Lingkungan. Mengapa nomenklaturnya Studi Lingkungan, karena basis S1 yang terakreditasi B adalah Fisipol.

“Berdasarkan basis itulah, kemudian kita menentukan nomenklatur S2 Studi Lingkungan. Konsentrasi kita kedepan, untuk enam orang Doktor ini mencoba melakukan pendekatan komunakasi dan melengkapi semua persyaratan yang berhubungan dengan pembukaan Program Studi S2 Magister Lingkungan,” terangnya.

Saat ditanya para sembilan Doktor ini dari Fakultas apa saja. Menurutnya dari Fakultas Pertanian ada satu orang, dari Fakultas Ilmu Hukum ada dua orang, sisanya dari Fisipol yang terbagi dalam Prodi Administrasi Niaga dan Administrasi Negara.

Saat enam Doktor tersebut hadir di kantor Yayasan Melati, disaksikan oleh para Pembina, Pengawas dan Pengurus Yayasan Melati. Dari semua Pembina, Pengawas dan Pengurus, hanya ada dua orang yang berhalangan hadir, yaitu Yosepha Hasnah dan Rajiman. (lcs)