Sekilas Info

Pesangon Tak Kunjung Diberi, Dewan Minta PT. GUM Selesaikan Masalah Paulus

SEKADAU | SenentangNews.com - Sengketa antara Paulus Pedi Gusi dengan PT. Grand Utama Mandiri (GUM) hingga saat ini masih belum menemukan titik terang. Hal tersebut diungkapkan oleh Paulus Pedi Gusi kepada SenentangNews, Minggu (2/9).

"Belum ada titik terang. Untuk itu saya harap PT. GUM dapat menyelesaikan permasalahan tersebut sebelum tak over dengan PT. LG, bayar semua pesangon," ujar mantan HRD PT. GUM tersebut.

Paulus mengaku dirinya sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan dan sudah menemukan kesepakatan. Hanya saja, hingga saat ini kesepakatan tersebut belum dilakukan.

"Pada bulan Januari lalu, saya dan PT. GUM sudah ada kesepakatan jika dalam waktu seminggu tidak ada titik terang mengenai pesangon, maka Pabrik Kelapa Sawit (PKS) akan kami tutup pagarnya," ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Kabupaten Sekadau, Liri Muri mengaku kecewa dengan PT. GUM yang hingga saat ini belum juga menyelesaikan masalah dengan Paulus Pedi Gusi.

"Ditutupnya pagar PKS bentuk kecewanya karyawan dengan perusahaan karena hak mereka tidak didapat. Seharusnya, permasalahan ini segera diclearkan agar tidak berkepanjangan apalagi masalah ini sudah bergulir setahun lebih," tuturnya.

Sementara itu, General Manager PT. GUM, Stepanus Angkuang mengungkapkan bahwa permasalahan Paulus Pedi Gusi merupakan hal khusus yang sudah dilimpahkan kepada manajemen yang baru.

"Saya yakin, manajemen yang baru sudah menginventarisir masalah yang ada termasuk masalah Paulus Pedi Gusi. Nanti mereka yang akan menyelesaikannya," tukasnya.

Reporter : Sutarjo
Editor      : Yuli Fitriani