Yohanes Rumpak Siap Bela Dunia Koperasi

824
Yohanes Rumpak (tengah) bersama dua orang tokoh koperasi dunia, Balu Ayer dan Robby Tulus.

SINTANG | SenentangNews.com- Setelah namanya terdaftar di KPU sebagai Bakal Calon Legislatif dari PDI Perjuangan, Yohanes Rumpak (42) semakin memantapkan hati untuk maju ke DPRD Tingkat Provinsi. Sosok yang ingin membela perkoperasian ini, maju dari Daerah Pemilihan Kalimantan Barat (Dapil Kalbar) II. Dapil ini meliputi kabupaten Sintang, kabupaten Kapuas Hulu dan kabupaten Melawi.

“Saya memang terbilang baru di dunia politik. Namun jika ditanya tentang kesiapan, sayasangat siap. Untuk sementara ini,masih terus membentuk jaringan di banyak tempat,” ucappria kelahiran Tanah Putih kecamatan Sepauk ini, Selasa (14/8/2018) di Sintang.

Dikatakan Yohanes, bahwa selama belasan tahun menjadi aktivis di Credit Union Keling Kumang (CUKK) dan di Keling Kumang Group (KKG), tugasnyamirip dengan kegiatan Resesnya anggota DPRD. Karena terus menerus harusberkeliling mendatangi 62 kantor cabang yang ada di enam buah kabupaten/kota. Sehinggamenjadifaham betul dengan apa yang diinginkan masyarakat pedalaman.

Menurutnya, pelaku ekonomi di republik ini ada tiga kelompok. Yaitu kelompok swasta, kelompok BUMN dan kelompok koperasi. Namun kelompok koperasi yang nilai tawarnya masih lemah. Di parlemen pun, para legislator jarang berbicara tentang dunia koperasi. Sementara itu, koperasi tidak boleh berpolitik praktis.

“Solusi satu-satunya, harus ada yang bersedia untuk diutusmasuk ke lembaga pembuat kebijakan. Koperasi di Kalbar harus kuat,” ucapnya.

Diakhir perbincangan, mantan Direktur Wahana Lingkungan Hidup Kalbar ini mengakui, bahwa cukup berat untuk bersedia diutus oleh sebuah lembaga yang tidak boleh berpolitik praktis. Banyak sekali persyaratan yang dibuat oleh KKG. “Beratnya, karena tidak dibiayai oleh lembaga,” pungkasnya.

Majunya Yohanes Rumpak ke dunia Politik, adalah atas persetujuan dari para anggota CUKK. Persetujuan itu, disampaikan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT)CUKK pada bulan Februari 2018 lalu. Keinginan para anggota ini, mendapat dukungan sepenuhnya dari para pengurus CUKK dan KKG. Dalam berita Acara RAT secara tegas menyebutkan, bahwa Yohanes Rumpak diutus ke lembaga legislatif untuk membela dunia perkoperasian.

Gagasan tentang perutusan ini, sempat disampaikan kepada Menteri Koperasi, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga. Yaitu pada saat acara Lokakarya Nasional Induk Koperasi Kredit (Inkopdit) di Palembang awal bulan Mei lalu. Dan gagasan ini mendapat respon cukup baik. (lcs)