Sekilas Info

Antisipasi Resiko Terbakar, Setiap OPD Harus Miliki APAR

*ilustrasi

SINTANG | SenentangNews.com - Peristiwa nyaris terbakarnya Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Sintang, Rabu (8/8) menjadi perhatian bagi sejumlah pihak.

Terlebih lagi dikarenakan tak tersedianya Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di gedung yang cukup megah itu menjadi pertanyaan.

Asisten II Bagian Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Henri Harahap yang tadi siang turun ke Disperindagkop dan UKM Sintang menyayangkan tak tersedianya APAR.

"Belajar dari pengalaman yang sudah-sudah, maka seharusnya APAR itu sudah tersedia. Apalagi sudah ada edaran dari Bupati Sintang mengenai pencegahan terjadinya kebakaran yang salah satu isinya adalah setiap OPD harus memiliki APAR," ujarnya.

Dirinya yang mengaku belum mendapatkan sebab pasti terjadinya kebakaran tersebut mengimbau kepada pegawai di setiap OPD untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran.

"Waspada itu perlu, maka pencegahan harus dilakukan seperti menggunakan listrik sesuai standar dan memadamkan listrik jika jam kerja sudah selesai atau jika tidak digunakan lagi," ucapnya.

Sementara itu, Kasi Penanggungan dan Pencegahan Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja Sintnag, Yudius mengungkapkan bahwa dari kasat mata sumber api berasal dari jaringan listrik.

"Untuk sebab pastinya, itu bukan wewenang kami. Hanya saja, secara kasat mata kemungkinan dari jaringan listrik. Dan dari survei, penyebab kebakaran 60 persen berasal dari listrik. Untuk itu, kami mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih waspada," tuturnya.

Yudius juga meminta kepada setiap OPD untuk menyiapkan APAR agar kejadian serupa dapat ditanggulangi dengan lebih cepat. Pasalnya, akan ada rentang waktu dari saat kejadian hingga petugas Damkar datang dan bisa melaksanakan tugas.

"Dari surat edaran Bupati tahun 2017 lalu, setiap OPD diharapkan memiliki APAR. Tujuannya adalah untuk pertolongan pertama saat kebakaran agar tidak meluas," tukasnya. (Uli)