ANCOREEE…Oknum GGD di SD 25 Gurung Peningkah Kerap Curi Start Liburan

4275
Alpius Tangkir Tokoh Pemuda Desa Sungai Garong Kecamatan Kayan Hilir

SINTANG | SenentangNews.com– Guru Garis Depan (GGD) Kabupaten Sintang kembali mendapatkan perhatian dari masyarakat. Pasalnya, terdapat oknum GGD di Kabupaten Sintang yang diduga tidak mentaati jadwal yang sudah ditentukan dari Kementerian Pendidikan Republik Indonesia.

Alpius Tangkir, tokoh pemuda Desa Sungai Garong, Kecamatan Kayan Hilir mengungkapkan ada dua oknum GGD yang saat ini menjalankan tugasnya di SD 25 Gurung Peningkah, Desa Sungai Garong Kecamatan Kayan Hilir diduga kerap curi start dalam pengambilan liburan.

“Ada dua oknum GGD yang bertugas di SD tersebut mengambil libur lebih awal. Tahun lalu, mereka berdua duluan mengambil libur sekolah lebih cepat dari jadwal yang ada, pulang ke daerah penugasan dan kembali bertugas satu minggu setelah kegiatan belajar pada semester berikutnya berlangsung,” ujarnya kepada SenentangNews.com, Senin (28/5).

Tangkir mengaku kecewa dengan kinerja dari kedua oknum GGD tersebut yang seakan mengabaikan peraturan yang ada dan menganggap GGD hanya ajang untuk menjadi ASN tanpa harus mengikuti peraturan dengan baik.

“Padahal dari tunjangan yang mereka dapatkan perbulannya sangat besar. Tentu ini bertolak belakang dengan kinerja mereka dilapangan. Jika kondisinya begini, maka karakter mana yang ditingkatkan, mereka saja tidak disiplin kalau begini tetap saja guru honor menjadi ujung tombak,”kesalnya.

Untuk itu, Tangkir berharap Pemerintah Kabupaten Sintang melalui instansi terkait dapat segera melakukan pemantauan dan memberikan sanksi tegas terhadap GGD yang tidak mematuhi peraturan.

“GGD itu merupakan guru khusus yang seharusnya bisa membantu masyarakat setempat meningkatkan mutu pendidikan dan meningkatkan karakter.  Pemerintah harus bertindak awasi jika memang salah, beri mereka sanksi agar menjadi pelajaran kedepannya,” ucapnya.

Terpisah Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang Yustinus mengucapkan terimakasih atas informasi mengenai kedua oknum GGD yang diduga kerap mengambil jadwal libur dulu.

“Saya berterimakasih atas informasinya, nanti kita akan panggil Kepala Sekolahnya dulu untuk memastikan kebenarannya,” jawabnya singkat. (bny)