Teka-Teki Kendaraan Parpol Yohanes Rumpak Akhirnya Terungkap

1204
Yohanes Rumpak, saat Menerima Atribut dari Wakil Ketua DPD PDIP Kalbar Bidang Kehormatan, Karolin Margret Natasa. ( Foto Kris Lucas)

SINTANG | SenentangNews.com– Dalam berita SenentangNews.com berjudul Yohanes Rumpak, Aktivis Koperasi Yang Diutus Untuk Duduk di Legislatif beberapa waktu lalu, saat itu Yohanes Rumpak dalam keterangannya masih menyisakan sebuah teka-teki. Dirinya belum bersedia menginformasikanbahwa dia akan diutus melalui Partai Politik (Parpol) apa.

Teka-teki ini akhirnya terungkap pada sebuah acara khusus di Tapang Sambas desa Tapang Semadak Sekadau Hilir, Jumat (25/5). Saat itu Yohanes Rumpak secara simbolis telah menerima penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan atribut dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Kalimantan Barat Bidang Kehormatan Karolin Margret Natasa berkesempatan untuk menyematkan KTA dan atribut tersebut. Kegiatan ini disaksikan oleh ratusan orang dari berbagai Kabupaten.

Yohanes Rumpak menjadi sorotan banyak pihak sebab aktivitasnya selama puluhan tahun sebagai aktivis pemberdayaan masyarakat pedalaman. Yang tidak kurang menariknya karena baru pertama kali ada group Koperasi mengutus aktivisnya untuk duduk di lembaga Legislatif.

Menurut Yohanes kepada SenentangNews.com, acara pengukuhan ini dilaksanakan saat Karolin dalam perjalanan pulang dari Sintang ke Ngabang. Karolin yang juga Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik baru saja menghadiri acara yang dibuka oleh Bupati Sintang Jarot Winarno. Yaitu acara Kursus Kepemimpinan Dasar (KKD) untuk Pemuda Katolik di Sintang.

“Seusai acara penyematan atribut dan penyerahan KTA, Ibu Karolin dan rombonganmasih melanjutkan jadwal acaranya di desa Lengkenat kecamatan Sepauk. Jadi memang waktunya sempit sekali,” kata Yohanes saat ditemui di Sintang, Senin (28/5).

Yohanes Rumpak menegaskan bahwa dirinya sangat siap bertarung melalui PDI Perjunagn. Ia berharap Partai berlambang banteng moncong putih ini akan semakin besar dan sinergi dengan gerakan pemberdayaan ekonomi.

Program ekonomi kerakyatan ini penting untuk mengganti secara permanen komoditi karet yang harganya terus merosot. Gerakan ini harus tetap berlanjut. Untuk memperkuat kampanye dirinya akan berusaha menggalang dana publik yang peduli dengan gerakan ekonomi kerakyatan.

Ketika ditanya, dengan cara apa dirinya menggalang dana publik ini. Menurutnya dirinya banyak jaringan. Banyak teman-teman semasa di LSM Nasional yang sudah sukses yang bersedia berkontribusi secara sukarela. Khususnya demi gerakan pemberdayaan masyarakat pedalaman. Mereka sudah mengetahui, apa yang telah dirinya perjuangkan selama ini.

“Mereka juga pernah berkontribusi secara signifikan bagi perkembangan ekonomi masyarakat pedalaman. Sikap baik itu jika ditambah dengan ada yang berjuang melalui jalur legislatif maka akan semakin mempercepat menguatkan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Diakhir perbincangan, pria 42 tahun ini menegaskan bahwa perutusannya ke lembaga legislatif ini semata-mata demi dunia perkoperasian di Kalbar. “Agar andil lembaga-lembaga tersebut dalam pembangunan manusia bertambah kuat,” pungkasnya. (krs/red).