Tingkatkan Kualitas SDM, PT. MJM Gelar Pelatihan Koperasi Perkebunan

336

SINTANG | SenentangNews.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang membuka Pendidikan dan Pelatihan Pengelolaan Koperasi Perkebunan yang merupakan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Sintang dengan PT. Makmur Jaya Malindo (MJM) Group.

Sekretaris Daerah mengatakan kegiatan ini perlu dilakukan sebagai salah satu upaya dari Pemerintah Kabupaten Sintang untuk meningkatkan kualitas kehidupan koperasi di Kabupaten Sintang. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Sintang sangat berterimakasih kepada PT. MJM atas inisiatif yang dilakukan oleh perusahaan perkebunan PT. MJM untuk melaksanakan pelatihan bagi koperasi dibawah binaan perkebunan ini.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam kepengurusan koperasi. Kami berharap kegiatan ini berlangsung secara terus menerus dan seluruh koperasi binaan dapat melaksanakan kegiatan serupa. Hal ini penting karena koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah merupakan pilar penyangga utama ekonomi masyarakat,” ucapnya ketika usai membuka kegiatan tersebut yang digelar di Aula CU Keling Kumang, Selasa (9/1).

Salah satu perwakilan PT. MJM, Mulyadi mengungkapkan kerjasama ini bertujuan agar peserta koperasi dapat terbina dengan baik sehingga kesadaran peserta yang merupakan petani plasma tidak ada masalah kedepannya.

“Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan termasuk masalah tertib administrasi. Ini sangat penting dilakukan, tujuannya agar petani yang merupakan anggota koperasi dapat lebih mandiri,” ujarnya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Sintang, H. Sudirman mengungkapkan kegiatan ini merupakan strategi dari Pemerintah Kabupaten Sintang untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) koperasi khususnya koperasi perkebunan yang ada di Kabupaten Sintang.

“Dengan pelatihan ini diharapkan dapat memahami dan meningkatkan kuliatas koperasi sehingga aspek pemberdayaan koperasi dapat lebih baik terutama para anggota yang merupakan petani plasma,” tuturnya.

Sementara itu, Manager Humas MJM, Sugeng menyampaikan ada beberapa kendala yang dihadapi koperasi salah satunya adalah kurangnya kualitas SDM dalam mengelola koperasi, yang tentunya akan berdampak pada kurangnya kepercayaan petani plasma pada koperasi tersebut.

“Untuk itu, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dari para pengurus koperasi. Selain pelatihan ini, kami juga akan membantu peralatan agar koperasi tersebut berjalan dengan baik. Tempat juga kami sediakan, tak jauh dari camp sehingga jika ada yang tidak dimengerti, mereka dapat menanyai kami,” tukasnya. (Uli)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here