Sekilas Info

Jeffray Harap PGD Kabupaten Sintang Mampu Tingkatkan Potensi Pariwisata

SINTANG | SenentangNews.com – Adanya Pekan gawai Dayak (PGD) Kabupaten Sintang Tahun 2017 yang berlangsung 11-15 Juli ini diharapkan mampu mengembangkan dan mempromosikan potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Sintang. Untuk itu, panitia PGD Kabupaten Sintang telah menyiapkan 16 jenis perlombaan yang menarik, merih serta bertujuan untuk melestarikan permainan tradisional khas masyarakat Dayak.

Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Jeffray Edward mengatakan tujuan diadakannya kegiatan PGD ini salah satunya adalah meningkatkan potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Sintang melalui berbagai kegiatan dan perlombaan yang ada.

“Ada beberapa perlombaan tradisional yang dilombakan, waktu di zaman dahulu, zaman nenek moyang khususnya orang Dayak kerap kali dimainkan, kalau di daerah pedalaman masih ada yan Dewan Pertanyakan Izin Sandar Tongkang di Sungai Ayakg memainkannya. Pada PGD kali ini, kita hadirkan kembali perlombaan tersebut sebagai wujud nyata kita membantu melestarikan budaya yang ada,” ujarnya yang juga menjabat sebagai Ketua DAD Kabupaten Sintang.

Ia juga mengungkapkan PGD sendiri terbuka untuk masayrakat umum yang ingin ikut serta memeriahkan dan juga membuka usaha saat gawai berlangsung.

“Gawai Dayak juga mempunyai tujuan untuk menyatukan semua suku yang ada, untuk itu kami mengajak seluruh etnis untuk turut serta memeriahkan PGD Kabupaten Sintang ini,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia PGD Kabupaten Sitang tahun 2017, Hendrika menjelaskan bahwa 16 jenis perlombaan permainan rakyat  dengan maksud ingin memperkenalkan dan melestarikan permainan rakyat yang sudah jarang kita mainkan. Adapun 16 jenis perlombaan tersebut adalah enggrang, pangkak gasing perorangan, group band etnik, melukis perisai, menumbuk padi, busana anak, sastra lisan, memainkan sape, memasak tradisional, menyumpit perorangan dan beregu, memahat, lagu Dayak khusus anak dan dewasa, tari Dayak kreasi, pemilihan bujang dara gawai, menganyam manik, dan menangkap babi.

“Peserta Gawai yang berhak mengikuti 16 jenis perlombaan berasal dari utusan DAD Kecamatan se Kabupaten Sintang, utusan sanggar dan perorangan serta organisasi kemasyarakatan dengan total peserta sebanyak 269 orang dari 14 kecamatan,” paparnya.

FX Murnianto, Koordinator Seksi Lomba menyampaikan lomba untuk menggali potensi masyarakat di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Sintang untuk masing-masing jenis lomba.

“Jadi manfaat lomba ini untuk menjaga, melestarikan dan memperkenalkan permainan tradisional kepada masyarakat” tukasnya. (uli)