Warga Nanga Mahap Minta Kepolisian Perhatikan Penebangan Kayu

578
(ilustrasi)

SEKADAU | SenentangNews.com – Maraknya penebangan kayu jenis Belian di Desa Engkorong di Kecamatan Nanga Mahap Kabupaten Sekadau oleh pihak Kepolisian setempat.

Anuar, salah satu warga di daerah tersebut mengungkapkan bahwa kayu olahan yang di buat dengan ukuran empat meter dengan lebar delapan centimeter tiap hari diangkut mengunakan mobil pick up.

“Mereka mengangkut kayu-kayu tersebut dengan menggunakan pick up, jadi sekitar seratusan batang saja, memang tidak banyak tapi kerap terlihat,” ujarnya kepada awak media beberapa waktu lalu.

Ia juga berharp pihak Kepolisian setempat bisa memperhatikan permasalahan ini. Terlebih lagi beberapa waktu lalu aktivitas penebangan hingga pengangkutan kayu ini telah menimbulkan korban jiwa sehingga aparat dinilai harus melakukan penegakan hukum agar tidak merugikan banyak pihak.

“Diduga kayyu tersebut dijual ke daerah di luar Sekadau, harganya sekitar 200 ribu per batang. Kita berharap pihak kepolisian setempat dapat menagmbil tindakan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diingin kan seperti kejadian beberapa waktu lalu yang mengakibatkan adanya korban jiwa karena adanya aktivitas penebangan kayu ini,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Nanga Mahap, IPDA Nengah mengatakan bahwa pihaknya siap menertibkan kayu tersebut asalkan ada koordinasi dengan Pemkab Sekadau.

“Kami siap saja melakukan penertiban penebangan atau pengangkutan kayu tersebut tapi harus ada koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sekadau,” tukasnya (tjo)